detikcom
Kamis, 15/03/2012 12:38 WIB

Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa Medan Demo Pertamina

Khairul Ikhwan - detikNews
Khairul Ikhwan/detikcom
Jakarta - Rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terus menuai protes. Di Medan, sekitar 300 mahasiswa mendatangi Kantor Pertamina Region I untuk menyampaikan keberatan atas rencana pemerintah tersebut.

Para mahasiswa itu berasal dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UMSU untuk Rakyat (Amuk-Rakyat). Dalam aksinya, mereka menggelar longmarch sekitar satu kilometer dari kampus mereka di Jalan Mukhtar Basri ke Kantor Pertamina Region I, Jalan Yos Sudarso, Kamis (15/3/2012).

"Menaikkan harga BBM sama artinya mencabut anggaran subsidi rakyat untuk konsumsi energi, hal itu akan semakin menambah beban hidup rakyat," ujar salah satu mahasiswa yang membacakan pernyataan sikap.

Sebab itu, mahasiswa menolak rencana kenaikan BBM dan Tarif Dasar Listrik (TDL). Jika pemerintah tetap menaikkan harga, maka disimpulkan pemerintahan SBY-Boediono gagal menyejahterakan rakyat.

Aksi para mahasiswa tersebut mendapat kawalan puluhan personel kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres Medan Kombes Monang Situmorang.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%