detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 13:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 13/03/2012 13:49 WIB

Habib Munzir Ceramahi Pegawai KPK

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Siang ini, kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kedatangan tamu istimewa. Pimpinan Majelis Rasulullah Habib Munzir Al-Musawa. Sang habib datang memberi ceramah untuk para pegawai KPK.

"Saya mau ceramah," ujar Munzir singkat kepada wartawan sebelum masuk ke kantor KPK, di Jl Rasuna Said, Jaksel, Selasa (13/3/2012).

Munsir datang bersama dua orang asistennya. Dia datang menggunakan mobil Mercedes C Class bernopol B 1 MRS.

Majelis Rasulullah merupakan majelis pengajian terbesar yang ada di Jakarta dan berkedudukan di Masjid Al-Munawar Pancoran ini. Kharisma Munzir bahkan tetap sampai di kantor KPK, dan ada salah seorang security gedung yang langsung mencium tangan sang habib.

Terpisah, Jubir KPK Johan Budi SP mengatakan Habib Munzir datang untuk mengisi pengajian rutin yang ada di KPK. "Ada pengajian rutin tiap Selasa," papar Johan.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fjp/mok)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%