Selasa, 13/03/2012 06:38 WIB
Laporan dari Berlin
Rendang Menu Terfavorit Hotel Bintang 5 di Berlin
Citarasa lezat rendang, yang terbentuk dari rasa gurih santan yang mengering serta paduan rempah-rempah yang meresap hingga ke serat daging telah membuat para undangan antre panjang untuk mendapatkannya.
Hanya dalam waktu kurang dari satu jam semua rendang yang ada di meja hidangan ludes tak bersisa.
"Saya belum pernah merasakan masakan berbahan daging selezat ini seumur hidup saya, demikian puji Nazrul, seorang diplomat Bangladesh yang ditugaskan di Jerman.
Menu rendang, yang popularitasnya mulai mendunia, disajikan bersama menu lezat dari Sumatera Barat lainnya seperti cumi bakar, gulai kapau nangka, sate Padang.
Selama sepekan penuh sampai 16/3/2012, Restaurant Relish di Westin Grand Hotel Berlin akan menyajikan masakan dari Sumatera Barat yang diolah secara khusus oleh master chef Indonesia William Wongso.
Selain menu utama dari Sumatera Barat, berbagai makanan Nusantara lainnya dari makanan pembuka, salad, sup, hingga makanan penutup seperti sarikaya, jongkong dan minuman khas Indonesia juga menggugah selera para hadirin.
Menurut keterangan Sekretaris III Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Berlin Purno Widodo, acara ini dihadiri perwakilan dari berbagai Kementerian Jerman, korps diplomatik, media, hotel, biro perjalanan, Friends of Indonesia, perwakilan dari Kemparekraf RI serta peserta dari Institute of Cultural Diplomacy.
Selain menyajikan menu Sumatera Barat, juga ada penampilan harpa dari Maya Hassan, peluncuran buku kuliner From the Ambassador's Kitchen serta cooking workshop oleh master chef William Wongso yang ternyata sangat diminati oleh pecinta kuliner Indonesia di Jerman.
Buku kuliner From the Ambassador's Kitchen berisi berbagai resep masakan Indonesia yang dipilih secara khusus oleh Ny. Atiek Pratomo berdasarkan pengalamannya dalam mengadakan jamuan diplomatik mendampingi suami sebagai Duta Besar RI untuk Jerman.
Buku yang ditulis dalam bahasa Inggris dan Jerman ini juga berisi berbagai panduan dan tips dalam menyajikan makanan Indonesia dengan sentuhan internasional.
Berbagai menu yang saya pilih dalam buku ini disesuaikan dengan selera masyarakat Eropa, terutama Jerman, juga berdasarkan kemudahan cara membuatnya serta ketersediaan bahan- bahannya di Jerman, tutur Ny. Atiek Pratomo.
Diplomasi Kuliner
Festival Kuliner Indonesia di Jerman ini tak lepas dari upaya KBRI Berlin dalam melakukan berbagai strategi diplomasi, yang kali ini menggunakan soft diplomacy melalui kuliner Indonesia.
Festival ini dapat menjadi upaya tersendiri dalam berbagai cara yang selama ini telah dilakukan untuk memperkuat ikatan persahabatan antara masyarakat Jerman dan Indonesia, ujar Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman Dr. Eddy Pratomo.
Makanan sebagai salah satu media diplomasi juga diamini oleh Mark Donfried, direktur dan pendiri Institute of Cultural Diplomacy di Berlin yang juga berkesempatan memberikan kata sambutan pada awal acara.
Menurut Donfried, kuliner dapat menjadi alat sangat efektif dalam diplomasi budaya dimana diplomasi ini ditujukan untuk menanamkan rasa saling percaya antara dua masyarakat yang berbeda.
Diplomasi budaya sangat penting dalam membangun hubungan dan membangun kepercayaan sosial budaya dengan mengedepankan berbagai ide, gagasan, nilai-nilai, tradisi dan berbagai aspek dari identitas budaya yang tercermin dalam berbagai produk budaya, salah satunya adalah tradisi kulinernya, pungkas Donfried.
Acara Festival Kuliner Indonesia ini terselenggara dalam kaitan dengan perayaan 60 tahun hubungan Indonesia-Jerman yang jatuh pada tahun ini.
Menyadari bahwa budaya merupakan aspek penting dalam diplomasi maka berbagai macam program pendekatan kebudayaan dilakukan oleh KBRI Berlin, termasuk di dalamnya budaya kuliner Nusantara.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
599 share this. -
Ingin Lomba Paduan Suara di Hongkong, Mahasiswi UNS Minta Dibantu Jokowi
496 share this. -
Turbulensi Pesawat Emirates, Penumpang Dipulangkan ke Jakarta Sore Tadi
475 share this. -
Cerita Masa Lalu, Ahok: Saya Masuk Politik Didukung Ustad
446 share this. -
'Diplomasi' Makanan Bugis Ala Jusuf Kalla
443 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 19/05/2013 04:19 WIB
Ini Instruksi SBY Terkait Masalah Gunung Padang dan Lumpur Lapindo
-
Minggu, 19/05/2013 03:01 WIB
Terhalang Aturan Jadi Caleg, Eks Napi Politik Minta Penjelasan KPU
-
Minggu, 19/05/2013 02:40 WIB
Gita Wirjawan Upayakan Harga Daging Tetap Stabil saat Ramadhan
-
Minggu, 19/05/2013 02:07 WIB
Cerita Masa Lalu, Ahok: Saya Masuk Politik Didukung Ustad
-
Minggu, 19/05/2013 01:57 WIB
Turbulensi Pesawat Emirates, Penumpang Dipulangkan ke Jakarta Sore Tadi
-
Minggu, 19/05/2013 04:19 WIB
Ini Instruksi SBY Terkait Masalah Gunung Padang dan Lumpur Lapindo
-
Minggu, 19/05/2013 05:24 WIB
BNN Razia Diskotek Miles, 4 Wanita Diamankan
-
Minggu, 19/05/2013 02:07 WIB
Cerita Masa Lalu, Ahok: Saya Masuk Politik Didukung Ustad
-
Minggu, 19/05/2013 01:57 WIB
Turbulensi Pesawat Emirates, Penumpang Dipulangkan ke Jakarta Sore Tadi
-
Minggu, 19/05/2013 01:03 WIB
Gita Wirjawan Dukung Jokowi Normalisasi Waduk Pluit
-
Minggu, 19/05/2013 00:37 WIB
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
-
Minggu, 19/05/2013 03:01 WIB
Terhalang Aturan Jadi Caleg, Eks Napi Politik Minta Penjelasan KPU
-
Minggu, 19/05/2013 02:40 WIB
Gita Wirjawan Upayakan Harga Daging Tetap Stabil saat Ramadhan
-
433 Komentar
-
228 Komentar
-
227 Komentar
-
217 Komentar
-
211 Komentar
-
205 Komentar
-
200 Komentar
-
177 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 21:44 WIB
Wisata Malam Hari Bersama Jokowi di Solo
-
Sabtu, 18/05/2013 21:22 WIB
Bob Hasan Bela Aiptu LS, Tak Ada Illegal Logging
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
