detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 04:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 11/03/2012 16:55 WIB

Cek Konstruksi Mobil Olivia, Agen Tunggal Nissan akan Dipanggil

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Polisi masih terus mendalami penyebab kecelakaan maut Nissan Juke yang dikemudikan Olivia Dewi. Agen tunggal pemegang merk (APTM) Nissan akan dimintai keterangan terkait kecelakaan ini.

"Nanti pada waktunya kita panggil," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (11/3/2012).

Menurut Rikwanto, APTM Nissan ini akan diundang bersama laboratorium forensik untuk melihat konstruksi kendaraan tersebut.

"Dan yang menyopir kenapa bisa pingsan, itu akan kita dalami nanti," jelasnya.

Seperti diketahui Joey dan Olivia Dewi -- keduanya berusia 17 tahun -- mengalami kecelakaan maut di dekat Gedung Nugra Santana, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, pada sekitar pukul 03.00 WIB dini hari pada Sabtu (10/3).

Nissan Juke yang dikemudikan Olivia melaju 80-90 km dari Semanggi ke arah Bundaran HI. Karena kehilangan kendali, mobil itu lantas menabrak tiang papan reklame. Tak lama mobil terbakar. Olivia baru memiliki mobil itu bersama SIM A pada Januari 2012 sebagai kado ulang tahunnya ke-17. Runner up Gadis Sampul 2010 itu akan dimakamkan di pekuburan elite San Diego Hills, Karawang, pada Senin (12/3) besok.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gus/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close