Detik.com News
Detik.com
Minggu, 11/03/2012 16:55 WIB

Cek Konstruksi Mobil Olivia, Agen Tunggal Nissan akan Dipanggil

E Mei Amelia R - detikNews
Cek Konstruksi Mobil Olivia, Agen Tunggal Nissan akan Dipanggil
Jakarta - Polisi masih terus mendalami penyebab kecelakaan maut Nissan Juke yang dikemudikan Olivia Dewi. Agen tunggal pemegang merk (APTM) Nissan akan dimintai keterangan terkait kecelakaan ini.

"Nanti pada waktunya kita panggil," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (11/3/2012).

Menurut Rikwanto, APTM Nissan ini akan diundang bersama laboratorium forensik untuk melihat konstruksi kendaraan tersebut.

"Dan yang menyopir kenapa bisa pingsan, itu akan kita dalami nanti," jelasnya.

Seperti diketahui Joey dan Olivia Dewi -- keduanya berusia 17 tahun -- mengalami kecelakaan maut di dekat Gedung Nugra Santana, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, pada sekitar pukul 03.00 WIB dini hari pada Sabtu (10/3).

Nissan Juke yang dikemudikan Olivia melaju 80-90 km dari Semanggi ke arah Bundaran HI. Karena kehilangan kendali, mobil itu lantas menabrak tiang papan reklame. Tak lama mobil terbakar. Olivia baru memiliki mobil itu bersama SIM A pada Januari 2012 sebagai kado ulang tahunnya ke-17. Runner up Gadis Sampul 2010 itu akan dimakamkan di pekuburan elite San Diego Hills, Karawang, pada Senin (12/3) besok.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gus/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%