detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 12:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 11/03/2012 02:31 WIB

Cagub DKI dari PDIP, Foke atau Jokowi

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - PDI Perjuangan kian mengerucut pada dua kandidat cagub DKI Jakarta. PDIP tengah mempertimbangkan akan mendukung Fauzi Bowo atau Joko Widodo untuk kursi cagub DKI.

"Posisi PDI Perjuangan dalam Pilkada DKI harus berkoalisi dengan satu atau beberapa partai politik. Peluang besar pada nama Fauzi Bowo dan nama Joko Widodo (Jokowi) calon gubernur yangg diusung PDI Perjuangan," kata Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo.

Hal ini disampaikan Tjahjo kepada detikcom, Minggu (11/3/2012).

Menurut Tjahjo, internal partainya memang menginginkan pencalonan kader PDIP. Jokowi dipandang sebagai kader potensial yang cukup berprestasi.

"Mana Jokowi yang berpengalaman sebagai Walikota Solo 'mempunyai prestasi' nasionalisme tidak diragukan. Kebijakannya sebagai kepala daerah pro rakyat kecil. Kader partai yang teruji walikota yang berprestasi, disamping keinginan kader struktur partai di DKI agar PDI Perjuangan mengusung kader partai sebagai cagub atau cawagub akan dipertimbangkan oleh DPP dan DPD PDI Perjuangan DKI," kata Tjahjo.

Saat ini PDIP tengah menimbang-nimbang. Tidak menutup kemungkinan akan meletakkan Jokowi sebagai cawagub mendampingi Foke.

"Menjelang batas akhir pendafrasan ke KPU, sekarang tahap pematangan dengan koalisi partai, untuk siapa yang kita dukung pasangannya yang lebih tepat,"tandasnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(van/rif)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%