Minggu, 11/03/2012 02:31 WIB

Cagub DKI dari PDIP, Foke atau Jokowi

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - PDI Perjuangan kian mengerucut pada dua kandidat cagub DKI Jakarta. PDIP tengah mempertimbangkan akan mendukung Fauzi Bowo atau Joko Widodo untuk kursi cagub DKI.

"Posisi PDI Perjuangan dalam Pilkada DKI harus berkoalisi dengan satu atau beberapa partai politik. Peluang besar pada nama Fauzi Bowo dan nama Joko Widodo (Jokowi) calon gubernur yangg diusung PDI Perjuangan," kata Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo.

Hal ini disampaikan Tjahjo kepada detikcom, Minggu (11/3/2012).

Menurut Tjahjo, internal partainya memang menginginkan pencalonan kader PDIP. Jokowi dipandang sebagai kader potensial yang cukup berprestasi.

"Mana Jokowi yang berpengalaman sebagai Walikota Solo 'mempunyai prestasi' nasionalisme tidak diragukan. Kebijakannya sebagai kepala daerah pro rakyat kecil. Kader partai yang teruji walikota yang berprestasi, disamping keinginan kader struktur partai di DKI agar PDI Perjuangan mengusung kader partai sebagai cagub atau cawagub akan dipertimbangkan oleh DPP dan DPD PDI Perjuangan DKI," kata Tjahjo.

Saat ini PDIP tengah menimbang-nimbang. Tidak menutup kemungkinan akan meletakkan Jokowi sebagai cawagub mendampingi Foke.

"Menjelang batas akhir pendafrasan ke KPU, sekarang tahap pematangan dengan koalisi partai, untuk siapa yang kita dukung pasangannya yang lebih tepat,"tandasnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(van/rif)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%