detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 04:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 10/03/2012 01:41 WIB

Imbas Kecelakaan Truk di Tol Cikupa, Lalin ke Arah Merak Tersendat

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Jakarta, - Imbas kecelakaan truk yang terjadi di KM 29.800 Tol Cikupa arah Merak masih berlangsung hingga saat ini. Arus lalu lintas sekitar lokasi terpantau tersendat.

Pasca evakuasi truk sekitar pukul 21.30 WIB lalu, imbas kepadatan lalu lintas masih terjadi hingga kini. Hal ini disebabkan oleh sejumlah truk yang berhenti di bahu jalan untuk beristirahat.

"Selesai evakuasi selesai, semua lajur bisa dilintasi. Namun dampaknya sampai saat ini kepadatan di area masih terjadi," ujar petugas operator Sentra Komunikasi Jasa Marga, Heri, saat dihubungi detikcom, Sabtu (10/3/2012), pukul 01.30 WIB.

Kebanyakan truk berhenti sejak menunggu proses evakuasi berlangsung, namun belum juga bergerak setelah evakuasi selesai dilakukan. Sementara itu, banyaknya kendaraan yang melambatkan lajunya di dekat lokasi kejadian juga turut menyumbang kepadatan.

Kebanyakan pengguna jalan ingin menyaksikan sisa-sisa kecelakaan truk yang menumpahkan isi muatannya berupa bungkil ke jalanan tol. Isi muatan truk tersebut telah dipinggirkan ke bahu jalan, namunmasih menunggu angkutan untuk dievakuasi.

Terpantau lalu lintas sekitar 1 kilometer sebelum dan setelah gerbang tol masih padat. Kepadatan lalu lintas yang cukup signifikan juga terjadi di kisaran KM 28. Kepadatan semakin diperparah dengan adanya penumpukan truk-truk yang hendak masuk ke gudang penyimpanan di Pelabuhan Merak, mengingat hari Sabtu dan Minggu libur.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nvc/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close