detikcom

Kamis, 08/03/2012 21:03 WIB

Digoyang Isu Rebut Istri Orang, Alex Noerdin: Isu Selalu Muncul!

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Baru saja maju diusung Partai Golkar, PPP, dan PDS, untuk DKI 1, Alex Noerdin sudah diserang isu liar. Video yang sempat menghebohkan pada 2008 lalu, yakni soal tudingan dari seseorang bernama Azwirdhi Aminudin yang menyebut Alex selingkuh dengan istrinya, Andria Sisca, muncul lagi.

Di dalam video itu, Azwirdhi bercerita mengenai kisah selingkuh Alex dan mantan istrinya Andria. Video juga menampilkan bukti keberangkatan Alex dan Andria ke Singapura. Juga ada sedikit cuplikan video. Azwirdhi saat itu mengaku sudah menikah dengan Andria selama 8 tahun.

Dahulu, video itu sempat diproses kepolisian. Alex melaporkan Azwirdhi dan pihak-pihak yang menyebarkan video itu atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Namun isu selingkuh itu tidak mengganggu langkah Alex merebut jabatan Gubernur Sumsel.

Nah, kini setelah resmi maju untuk Cagub DKI, serangan video pengakuan kembali nongol. Video itu ramai lewat jejaring sosial twitter. Pengakuan di video itu diungkit-ungkit lagi.

Namun Alex yang sudah mantap maju untuk merebut kursi DKI 1 berpasangan dengan Nono Sampono mengaku tidak terpengaruh dengan isu-isu miring itu. Bagi Alex, isu seperti itu biasa muncul, apalagi menjelang pemilukada.

"Namanya isu, itu selalu muncul pada setiap pilkada dan akan muncul lagi di setiap pilkada," jawab Alex saat dikonfirmasi mengenai isu itu.

Alex menyampaikan tanggapannya di Hotel Sultan, Sudirman, Jakarta, (8/3/2012) usai deklarasi cagub DKI. Lebih lanjut Alex enggan menanggapi isu itu. Dia lebih fokus menghadapi pertarungan merebut hati warga Jakarta.


Siapa sangka, ada profesi sebagai pencicip minuman keras oplosan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/nvt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Belum Dievaluasi, Kurikulum 2013 Disetop Sementara

Mendikbud Anies Baswedan memutuskan untuk menghentikan sementara pelaksanaan Kurikulum 2013. Alasannya, Kurikulum 2013 dilaksanakan di seluruh Indonesia padahal belum dievaluasi kesiapannya. Bila Anda setuju dengan keputusan Mendikbud Anies Baswedan, pilih Pro!
Pro
55%
Kontra
45%