detikcom
Rabu, 07/03/2012 18:20 WIB

WikiLeaks: Pasukan NATO Beroperasi di Suriah, Latih Oposisi

Rita Uli Hutapea - detikNews
pasukan oposisi Suriah (Press TV)
Damaskus, - Sebuah dokumen yang dirilis situs whistleblower WikiLeaks mengungkapkan bahwa diam-diam pasukan NATO pimpinan Amerika Serikat beroperasi di wilayah Suriah. Mereka berada di negeri itu untuk melatih kelompok-kelompok bersenjata yang menetang Presiden Suriah Bashar al-Assad.

WikiLeaks merilis email rahasia dari seorang analis yang bekerja untuk perusahaan intelijen Stratfor yang berbasis di AS. Dalam email itu, analis tersebut mengklaim telah menghadiri sebuah pertemuan di Pentagon dengan beberapa pejabat NATO dari Prancis dan Inggris pada Desember 2011 lalu.

Menurut analis yang tidak disebutkan namanya itu, dari pertemuan tersebut, dia tahu bahwa pasukan NATO pimpinan AS telah berada di dalam wilayah Suriah. Pasukan khusus tersebut melatih kelompok-kelompok bersenjata antirezim Suriah.

"Tim-tim SOF (Special Operation Forces) yang tampaknya berasal dari AS, Inggris, Prancis, Yordania dan Turki telah berada di darat, fokus ke misi pengintaian dan pelatihan pasukan oposisi," demikian disampaikan analis tersebut dalam email seperti dilansir Press TV, Rabu (7/3/2012).

Analis Stratfor itu kemudian menyebutkan, hal tersebut diduga untuk melakukan serangan-serangan gerilya dan kampanye pembunuhan" guna menggulingkan rezim Suriah.

Sebelumnya NATO telah berulang kali membantah adanya pengerahan pasukan ke Suriah. Negeri itu telah mengalami pergolakan sejak pertengahan Maret 2011 lalu. Menurut perkiraan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari enam ribu orang telah tewas selama konflik tersebut.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nvt)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%