Laporan dari Berlin
Luarbiasa! Macan Tutul Jawa Berhasil Ditangkar di Jerman
Selasa, 06/03/2012 20:45 WIB
Berlin
Tierpark Berlin-Friedrichsfelde mengumumkan kelahiran sepasang bayi macan tutul Jawa
(Panthera pardus melas) sebagai sukses besar untuk penyelamatan subspesies langka.
Di Jawa macan tutul ini diperkirakan tinggal 250 ekor saja.
"Sebagai simbol persahabatan masyarakat Indonesia-Jerman, dengan rasa sukacita saya beri nama Arjuna kepada bayi jantan dan Srikandi kepada bayi betina macan tutul Jawa ini," ujar Dubes RI untuk Republik Federal Jerman Dr. Eddy Pratomo dalam konferensi pers yang diikuti 30 jurnalis di Tierpark (Taman Satwa) Berlin-Friedrichsfelde (5/3/2012).
Dalam kesempatan itu Dubes menggendong Arjuna didampingi oleh Direktur Tierpark Berlin Dr. Bernhard Blaszkiewitz dan Kurator Mamalia Tierpark Berlin Christian Kern yang menggendong Srikandi.
Di hadapan insan pers dan Direktur Tierpark Berlin Dr. Blaszkiewitz, Dubes menyampaikan pesan agar masyarakat Berlin terus mencintai macan tutul Jawa tersebut karena mereka saat ini telah menjadi duta muhibah dan simbol persahabatan kedua negara.
"Kelahiran kedua macan tutul Jawa ini juga menambah catatan menggembirakan dalam peringatan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jerman yang jatuh pada tahun ini, imbuh Dubes, sebagaimana disampaikan Sekretaris IIIPurno Widodo, Selasa.
Kelahiran sepasang bayi macan tutul Jawa di Tierpark Berlin ini menyedot perhatian media massa dan masyarakat Jerman. Media massa setempat telah ramai memberitakan kelahiran kedua subspesies langka tersebut jauh sebelum konferensi pers resmi.
Macan tutul Arjuna dan Srikandi dilahirkan pada 16/1/2012. Induk mereka bernama Shinta berusia 6 tahun, berasal dari Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Bogor. Sedangkan pejantannya bernama Wuppi berusia 18 tahun yang dibesarkan di Wuppertal Jerman.
Kesuksesan penangkaran bayi macan tutul Jawa di Jerman ini merupakan prestasi besar, sebab baru pertama kali macan tutul Jawa berhasil ditangkarkan di luar Indonesia.
Penangkaran macan tutul Jawa ini merupakan kerjasama antara Tierpark Berlin dengan TSI sejak 2010, dimana salah satunya berupa pertukaran satwa. Dalam hal ini Tierpark Berlin meminjamkan jaguar dan jerapah kepada TSI, sebaliknya TSI meminjamkan sepasang macan tutul Jawa sebagai balasannya.
Macan tutul Jawa merupakan salah satu subspesies yang sudah terancam punah. Hewan penyendiri yang tinggal di hutan hujan Jawa ini diperkirakan paling banyak hanya tinggal 250 ekor saja.
Selain macan tutul Jawa, berbagai satwa Indonesia lain juga dijumpai di Tierpark Berlin yaitu sepasang macan dan gajah Sumatera. Melengkapi keberhasilan penangkaran kedua macan tutul Jawa, gajah Sumatera tersebut saat ini tengah hamil anak kedua dan diperkirakan akan melahirkan beberapa pekan akan datang.
(es/es)
"Sebagai simbol persahabatan masyarakat Indonesia-Jerman, dengan rasa sukacita saya beri nama Arjuna kepada bayi jantan dan Srikandi kepada bayi betina macan tutul Jawa ini," ujar Dubes RI untuk Republik Federal Jerman Dr. Eddy Pratomo dalam konferensi pers yang diikuti 30 jurnalis di Tierpark (Taman Satwa) Berlin-Friedrichsfelde (5/3/2012).
Dalam kesempatan itu Dubes menggendong Arjuna didampingi oleh Direktur Tierpark Berlin Dr. Bernhard Blaszkiewitz dan Kurator Mamalia Tierpark Berlin Christian Kern yang menggendong Srikandi.
Di hadapan insan pers dan Direktur Tierpark Berlin Dr. Blaszkiewitz, Dubes menyampaikan pesan agar masyarakat Berlin terus mencintai macan tutul Jawa tersebut karena mereka saat ini telah menjadi duta muhibah dan simbol persahabatan kedua negara.
"Kelahiran kedua macan tutul Jawa ini juga menambah catatan menggembirakan dalam peringatan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jerman yang jatuh pada tahun ini, imbuh Dubes, sebagaimana disampaikan Sekretaris IIIPurno Widodo, Selasa.
Kelahiran sepasang bayi macan tutul Jawa di Tierpark Berlin ini menyedot perhatian media massa dan masyarakat Jerman. Media massa setempat telah ramai memberitakan kelahiran kedua subspesies langka tersebut jauh sebelum konferensi pers resmi.
Macan tutul Arjuna dan Srikandi dilahirkan pada 16/1/2012. Induk mereka bernama Shinta berusia 6 tahun, berasal dari Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Bogor. Sedangkan pejantannya bernama Wuppi berusia 18 tahun yang dibesarkan di Wuppertal Jerman.
Kesuksesan penangkaran bayi macan tutul Jawa di Jerman ini merupakan prestasi besar, sebab baru pertama kali macan tutul Jawa berhasil ditangkarkan di luar Indonesia.
Penangkaran macan tutul Jawa ini merupakan kerjasama antara Tierpark Berlin dengan TSI sejak 2010, dimana salah satunya berupa pertukaran satwa. Dalam hal ini Tierpark Berlin meminjamkan jaguar dan jerapah kepada TSI, sebaliknya TSI meminjamkan sepasang macan tutul Jawa sebagai balasannya.
Macan tutul Jawa merupakan salah satu subspesies yang sudah terancam punah. Hewan penyendiri yang tinggal di hutan hujan Jawa ini diperkirakan paling banyak hanya tinggal 250 ekor saja.
Selain macan tutul Jawa, berbagai satwa Indonesia lain juga dijumpai di Tierpark Berlin yaitu sepasang macan dan gajah Sumatera. Melengkapi keberhasilan penangkaran kedua macan tutul Jawa, gajah Sumatera tersebut saat ini tengah hamil anak kedua dan diperkirakan akan melahirkan beberapa pekan akan datang.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 22:29 WIB
Bawa Narkoba, Mahasiswa asal Malaysia Dibekuk di Batam
-
Rabu, 23/05/2012 22:17 WIB
Dibacok Siswa SMK Budi Utomo, Seorang Pelajar di Depok Kritis
-
Rabu, 23/05/2012 22:10 WIB
Terima Penghargaan Portugal, Alwi Shihab: Gus Dur yang Pantas Menerimanya
-
Rabu, 23/05/2012 21:48 WIB
Nazar Minta KPK Fokus Usut Peranan Andi Mallarangeng di Hambalang
-
Rabu, 23/05/2012 21:31 WIB
Alwi Shihab: Konser Lady Gaga Cukup Disesuaikan dengan Budaya Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 20:39 WIB
Repot Urus Pesawat, Keluarga Pramugari Sky Pilih Ambulans ke Lampung
-
Rabu, 23/05/2012 21:09 WIB
Anggota Komisi III DPR Kecewa Gories Mere Lebih Pilih ke Las Vegas
-
Rabu, 23/05/2012 20:19 WIB
Kisah Tim DVI Sukhoi, dari Pulang Malam hingga Menginap di Kamar Mayat
-
Rabu, 23/05/2012 22:17 WIB
Dibacok Siswa SMK Budi Utomo, Seorang Pelajar di Depok Kritis
-
685 Komentar
-
454 Komentar
-
234 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,049.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
