detikcom
Senin, 05/03/2012 21:50 WIB

Dr Mudzakkir: Perlu Perbaikan Pembinaan Napi Agar Tak Jadi Residivis

Nurvita Indarini - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Beberapa orang dari 12 perampok toko emas di Ciputat tercatat sedang menjalani masa
pembebasan bersyarat. Rupanya mereka tidak kapok melakukan tindak kejahatan serupa meski pernah merasakan dinginnya lantai penjara.

Pengamat hukum pidana, Dr Mudzakkir, berpendapat masalah ini harus menjadi perhatian pihak-pihak terkait. Sebab banyak kasus menunjukkan ternyata hukuman penjara tidak efektif membuat jera para pelaku.

"Harus diperhatikan itu, ternyata hukuman penjara tidak membuat jera orang. Pidana penjara tidak efektif dalam kasus kejahatan pencurian. Ini juga menunjukkan peran lembaga pemasyarakatan itu juga gagal untuk membina narapidana jadi orang baik. Perlu pembinaan yang baik agar tidak jadi residivis," ujar Dr Mudzakkir.

Berikut ini wawancara detikcom dengan akademisi Universitas Islam Indonesia (UII) ini:

Beberapa pelaku perampokan toko emas di Ciputat adalah residivis yang sedang pembebasan bersyarat. Pemberian pembebasan bersyarat menjadikan pelaku tidak kapok melakukan kejahatan?

Harus diperhatikan itu, ternyata hukuman penjara tidak membuat jera orang. Pidana penjara tidak efektif dalam kasus kejahatan pencurian. Ini juga menunjukkan peran lembaga pemasyarakatan itu juga gagal untuk membina narapidana jadi orang baik. Perlu pembinaan yang baik agar tidak jadi residivis.

Ini juga berlaku buat koruptor. Jadi koruptor yang PNS itu setelah dijatuhi pidana kan
dipecat. Karena dipecat, tentu yang bersangkutan tidak bisa mengulangi lagi perbuatannya. Juga anggota Dewan, yang korupsi dicopot.Next

Halaman 1 2 3

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(vit/ahy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%