detikcom
Senin, 05/03/2012 10:16 WIB

Ribuan Karyawan Blokir Gedung PTPN IX Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Ribuan karyawan berunjuk rasa di depan kantor PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX Semarang. Massa menuntut pergantian direksi baru di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain itu, mereka juga menuntut pemisahan Divisi Tanaman Tahunan (DTT) dengah Divisi Tanaman Semusim (DTS) yang mengelola komoditi gula.

Berseragam oranye, sebagian massa memblokir pintu masuk gedung PTPN IX, Jalan Mugas Dalam, Semarang, Senin (5/3/2012). Mereka menghentikan semua kendaraan yang masuk dalam gedung dan mengharuskan siapa pun yang akan menuju gedung untuk berjalan kaki.

Aksi blokir tersebut dilakukan untuk menunggu Direksi baru dari DTS. Jika tidak ditemui direksi, maka massa akan menyegel ruang direksi.

Ketua Umum Federasi Serikat Perkebunan (FSPbun) IX Budiyono mengatakan DTS yang sudah sejak tahun 1996 bergabung dengan DTT tersebut memberikan dampak negatif pada kesejahteraan karyawan DTT.

"Kami dari divisi tanaman tahunan sendiri bisa memberi laba sebesar Rp 600 miliar pada tahun 2011, sedangkan divisi tanaman semusim selalu mendapat kerugian, lalu kenapa direksi yang akan diangkat justru dari divisi tanaman semusim dan bahkan empat lainnya dari luar PTPN IX?" kata Budiyono.

"Kami akan menunggu sampai direksi yang baru datang, tapi jika hingga sore belum datang maka kami akan menyegel kantor direksi dengan segel permanen," imbuh Budiyono.

Massa yang diturunkan dalam aksi ini berasal dari 15 perserikatan perkebunan di Jawa Tengah yang jumlahnya lebih dari 1500 orang. Mereka akan melakukan aksi lanjutan dengan mogok kerja jika semua tuntutan tidak dipenuhi. Hingga pukul 10.10 WIB, aksi blokir masih berlangsung.


Disiksa dan Tidak Digaji Selam 15 Bulan, 2 PRT di Medan Kabur Dari Rumah Majikannya. Simak Selengkapnya di "Reportase Pagi Akhir Pekan", pukul 04.30 - 05.30 WIB Hanya di TransTV

(try/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000