detikcom
Sabtu, 03/03/2012 12:32 WIB

Obama Akan Bertemu Pemimpin Israel Untuk Bahas Iran

Rita Uli Hutapea - detikNews
Barack Obama (AFP)
Washington, - Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan bertemu dengan Presiden Israel Shimon Peres pada Minggu, 4 Maret waktu setempat. Selanjutnya, Obama juga akan melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.

Pertemuan Obama dengan para pemimpin Israel itu rencananya akan fokus ke masalah Iran dan program nuklirnya.

Pertemuan Obama dan Peres akan berlangsung di sela-sela forum AIPAC. "Mereka akan bertemu sejenak di belakang panggung AIPAC," kata seorang pejabat senior pemerintah AS seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (3/3/2012).

AIPAC (American Israel Public Affairs Committee) merupakan kelompok lobi pro-Israel berpengaruh. AIPAC akan menggelar pertemuan di Washington pada Minggu waktu setempat. Obama akan menyampaikan pidato di forum tersebut.

Setelah pertemuan dengan Peres di AIPAC, Obama akan bertatap muka dengan Netanyahu pada Senin, 5 Maret waktu setempat.

Sebelumnya, Peres mengatakan pada surat kabar New York Times bahwa pemerintah AS harus mempertegas kepada Iran bahwa semua opsi masih mungkin. Pemerintah Israel telah mengancam akan melancarkan aksi militer atas Iran jika semua sanksi yang diprakarsai AS gagal memaksa Iran menghentikan program nuklirnya.


(ita/ita)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel