Empat Masalah Krusial RUU Pemilu Belum Disepakati Sejumlah Fraksi
Jumat, 02/03/2012 22:27 WIB
foto: detikcom
Jakarta
Sejumlah fraksi di ternyata DPR belum satu suara mengenai beberapa materi krusial dalam RUU Pemilu. Oleh karena itu, pada Rabu (7/3/2012), DPR kembali memanggil Mendagri untuk membahas sejumlah masalah krusial tersebut.
"RUU pemilu besok Rabu (7/3) panja akan rapat dengan Mendagri. Ada empat masalah substansi sampai sekarang panja belum bisa putuskan," ujar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/3/2012).
Priyo mengatakan empat masalah substansial itu diantaranya mengenai angka Parlimentary Threshold (PT). Sejauh ini, lanjut Priyo, Golkar dan PDIP mengusulkan di angka 5 persen, PD 4 persen, PKS 3 persen dan yang lainnya dibawah 3 persen.
Terkait jumlah kursi dalam setiap daerah pemilihan, masih terdapat perbedaan yaitu 3-6 kursi atau 3-10 kursi setiap daerah pemilihan.
"Dari Golkar, PDIP dan Demkorat 3-8 kursi. Yang lain 3-10 kursi," jelasnya.
Sementara mengenai sistem Pemilu, PDIP dan PKS masih menginginkan sistem tertutup. Partai lainnya masih menginginkan sistem terbuka.
"Mengenai sistem cara penghitungan, kuota atau muncul pikiran baru atau lebih adil sistem devisor, kalau kuota seperti kemarin partai dapat kursi kuota berapa dapat satu kursi ini banyak pandangan mengemuka tak adil. Sistem devisor memungkinkan dari partai manapun bisa lolos dengan banyaknya pilihan, sistem kuota ini masih didukung partai kecil sementra devisor diinginkan PDIP, Golkar, Demokrat dan partai menengah lain," ungkap politisi Golkar ini.
"Akan kita cari waktu mengadakan lobi terhadap masalah-masalah itu," tutupnya.
(mpr/van)
"RUU pemilu besok Rabu (7/3) panja akan rapat dengan Mendagri. Ada empat masalah substansi sampai sekarang panja belum bisa putuskan," ujar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/3/2012).
Priyo mengatakan empat masalah substansial itu diantaranya mengenai angka Parlimentary Threshold (PT). Sejauh ini, lanjut Priyo, Golkar dan PDIP mengusulkan di angka 5 persen, PD 4 persen, PKS 3 persen dan yang lainnya dibawah 3 persen.
Terkait jumlah kursi dalam setiap daerah pemilihan, masih terdapat perbedaan yaitu 3-6 kursi atau 3-10 kursi setiap daerah pemilihan.
"Dari Golkar, PDIP dan Demkorat 3-8 kursi. Yang lain 3-10 kursi," jelasnya.
Sementara mengenai sistem Pemilu, PDIP dan PKS masih menginginkan sistem tertutup. Partai lainnya masih menginginkan sistem terbuka.
"Mengenai sistem cara penghitungan, kuota atau muncul pikiran baru atau lebih adil sistem devisor, kalau kuota seperti kemarin partai dapat kursi kuota berapa dapat satu kursi ini banyak pandangan mengemuka tak adil. Sistem devisor memungkinkan dari partai manapun bisa lolos dengan banyaknya pilihan, sistem kuota ini masih didukung partai kecil sementra devisor diinginkan PDIP, Golkar, Demokrat dan partai menengah lain," ungkap politisi Golkar ini.
"Akan kita cari waktu mengadakan lobi terhadap masalah-masalah itu," tutupnya.
(mpr/van)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 21:31 WIB
Alwi Shihab: Konser Lady Gaga Cukup Disesuaikan dengan Budaya Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 21:20 WIB
Nazar Dicecar KPK Soal Kalender Anas dari Proyek Universitas
-
Rabu, 23/05/2012 21:09 WIB
Anggota Komisi III DPR Kecewa Gories Mere Lebih Pilih ke Las Vegas
-
Rabu, 23/05/2012 20:39 WIB
Repot Urus Pesawat, Keluarga Pramugari Sky Pilih Ambulans ke Lampung
-
Rabu, 23/05/2012 20:36 WIB
Promotor: Izin Penjualan Tiket Konser Lady Gaga Sejak 8 Maret
-
Rabu, 23/05/2012 20:39 WIB
Repot Urus Pesawat, Keluarga Pramugari Sky Pilih Ambulans ke Lampung
-
Rabu, 23/05/2012 21:09 WIB
Anggota Komisi III DPR Kecewa Gories Mere Lebih Pilih ke Las Vegas
-
Rabu, 23/05/2012 20:19 WIB
Kisah Tim DVI Sukhoi, dari Pulang Malam hingga Menginap di Kamar Mayat
-
Rabu, 23/05/2012 19:50 WIB
MA Setujui Grasi Karena Corby Sering Sakit-sakitan
-
685 Komentar
-
454 Komentar
-
234 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
