Pemandangan Gedung DPR
BK: Gedung DPR Jauh dari Kesan Terhormat
Kamis, 01/03/2012 10:12 WIB
Gerbang DPR usai demo/detikcom
Jakarta
Badan Kehormatan (BK) DPR RI menilai gedung-gedung megah di DPR, Senayan, Jakarta Pusat, jauh dari kesan terhormat. Menjadi PR besar Ketua BURT DPR Marzuki Alie untuk merapikan gedung DPR.
"Memang, BK sudah pernah mendiskusikan suasana umum gedung DPR kita yang jauh dari tampak terhormat. Terlalu banyak pemandangan yang membuat kita langsung bisa berkesimpulan bahwa banyak yang tidak terurus," kata anggota BK DPR, Fahri Hamzah, kepada detikcom, Kamis (1/3/2012).
Menurut Fahri, banyak pihak tak bertanggung jawab berpartisipasi merontokkan kewibawaan gedung DPR. Seperti tempelan sembarangan, dan beberapa orang yang parkir sembarangan di depan Gedung Nusantara I DPR.
"Tempelan sembarangan, makan sembarangan, rokok sembarangan, dagang sembarangan, parkir sembarangan, dll," kata Fahri.
Membutuhkan energi ekstra bagi DPR untuk mereformasi total secara kelembagaan. Untuk urusan rumah tangga DPR, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Ketua BURT Marzuki Alie.
"Tetapi, ini memerlukan pemikiran yang komprehensif dan memerlukan manajer parlemen yang handal dan profesional. Ini PR Pak marzuki karena sekarang ketua DPR merangkap ketua BURT jadi seharusnya urusan rumah tangga bisa diselesaikan cepat meski saya tidak setuju ketua DPR jadi ketua BURT. Tapi mumpung dipegang harusnya dipakai untuk melakukan percepatan penataan,"katanya.
BK sudah merekomendasikan ke BURT dan pimpinan DPR. Tinggal menunggu langkah kongkret pengembalian wibawa gedung DPR.
"Semua usulan sudah diajukan BK ke pimpinan DPR kami tinggal menunggu implementasi,"tandasnya.
Berdasar Wikipedia, kompleks parlemen didirikan pada 8 Maret 1965. Saat itu, Presiden Soekarno mencetuskan untuk menyelenggarakan CONEFO (Conference of the New Emerging Forces) yang merupakan wadah dari semua New Emerging Forces. Conefo dimaksudkan sebagai suatu tandingan terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Komplek parlemen terdiri dari Gedung Nusantara yang berbentuk kubah, Nusantara I atau Lokawirasabha setinggi 100 meter dengan 24 lantai, Nusantara II, Nusantara III, Nusantara IV, dan Nusantara V. Di tengah halaman terdapat air mancur dan "Elemen Elektrik". Juga berdiri Gedung Sekretariat Jenderal dan sebuah masjid. Atas amandemen Undang-undang Dasar 1945 (UUD'45), dalam Komplek DPR/MPR telah berdiri bangunan baru untuk kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
(van/nrl)
"Memang, BK sudah pernah mendiskusikan suasana umum gedung DPR kita yang jauh dari tampak terhormat. Terlalu banyak pemandangan yang membuat kita langsung bisa berkesimpulan bahwa banyak yang tidak terurus," kata anggota BK DPR, Fahri Hamzah, kepada detikcom, Kamis (1/3/2012).
Menurut Fahri, banyak pihak tak bertanggung jawab berpartisipasi merontokkan kewibawaan gedung DPR. Seperti tempelan sembarangan, dan beberapa orang yang parkir sembarangan di depan Gedung Nusantara I DPR.
"Tempelan sembarangan, makan sembarangan, rokok sembarangan, dagang sembarangan, parkir sembarangan, dll," kata Fahri.
Membutuhkan energi ekstra bagi DPR untuk mereformasi total secara kelembagaan. Untuk urusan rumah tangga DPR, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Ketua BURT Marzuki Alie.
"Tetapi, ini memerlukan pemikiran yang komprehensif dan memerlukan manajer parlemen yang handal dan profesional. Ini PR Pak marzuki karena sekarang ketua DPR merangkap ketua BURT jadi seharusnya urusan rumah tangga bisa diselesaikan cepat meski saya tidak setuju ketua DPR jadi ketua BURT. Tapi mumpung dipegang harusnya dipakai untuk melakukan percepatan penataan,"katanya.
BK sudah merekomendasikan ke BURT dan pimpinan DPR. Tinggal menunggu langkah kongkret pengembalian wibawa gedung DPR.
"Semua usulan sudah diajukan BK ke pimpinan DPR kami tinggal menunggu implementasi,"tandasnya.
Berdasar Wikipedia, kompleks parlemen didirikan pada 8 Maret 1965. Saat itu, Presiden Soekarno mencetuskan untuk menyelenggarakan CONEFO (Conference of the New Emerging Forces) yang merupakan wadah dari semua New Emerging Forces. Conefo dimaksudkan sebagai suatu tandingan terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Komplek parlemen terdiri dari Gedung Nusantara yang berbentuk kubah, Nusantara I atau Lokawirasabha setinggi 100 meter dengan 24 lantai, Nusantara II, Nusantara III, Nusantara IV, dan Nusantara V. Di tengah halaman terdapat air mancur dan "Elemen Elektrik". Juga berdiri Gedung Sekretariat Jenderal dan sebuah masjid. Atas amandemen Undang-undang Dasar 1945 (UUD'45), dalam Komplek DPR/MPR telah berdiri bangunan baru untuk kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
(van/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 15:27 WIB
MI Al-Islam Solo: Buku Bergambar Nabi Muhammad Dikirim Rekanan Kemenag
-
Rabu, 23/05/2012 15:23 WIB
Tak Lagi Pimpin Komisi III, Benny Kejar Gubernur NTT
-
Rabu, 23/05/2012 15:21 WIB
Saksi: Xenia Afriyani Bukan Tabrak 9 Pejalan Kaki, Tapi 13 Orang
-
Rabu, 23/05/2012 15:20 WIB
Wakil Ketua Komisi III: Grasi Corby, Australia Harus Bebaskan Tahanan WNI
-
Rabu, 23/05/2012 15:20 WIB
Minimarket di Serpong Disatroni Perampok, Uang Rp 10 Juta Raib
-
Rabu, 23/05/2012 14:45 WIB
Pelayat Membeludak, Jendela Rumah Dewi Terpaksa Dijebol
-
Rabu, 23/05/2012 14:35 WIB
Dua Orang Kena Bacok dalam Bentrokan di Depan 7-Eleven Fatmawati
-
Rabu, 23/05/2012 13:18 WIB
Pilot dan Pramugari Sambut Jenazah Kapten Aan di Masjid Al Bakrie
-
Rabu, 23/05/2012 14:42 WIB
Dituding 'Merampok' Tanah Adat, Pemerintah Membantah
-
683 Komentar
-
454 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
