detikcom

Penambal Ban 'Nomaden' Ditengarai Bagian Jaringan Ranjau Paku

Muhamad Arif - detikNews
Kamis, 01/03/2012 08:18 WIB
Jakarta Tukang tambal ban nakal tak segan menebar ranjau paku demi mendapat rupiah lebih banyak. Nah, tukang ban yang hobi nomaden alias berpindah-pindah tempat ditengarai sebagai bagian dari jaringan penebar ranjau paku.

"Ada kerja sama pelaku sebar paku dengan tukang tambal ban," ujar Abdul Rohim dari Komunitas Sapu Bersih Ranjau Paku (Saber) dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (29/2/2012).

Dia menjelaskan dari Grogol sampai dengan Jalan Gadjah Mada ada 20 tukang tambal ban. Mereka pernah terkena razia penambal ban yang termasuk jaringan penyebar paku pada Januari lalu oleh Satpol PP Wali Kota Jakarta Pusat.

Namun para tukang tambal ban itu akhirnya dilepas. "Setelah dilepas para penambal ban ini berpindah tempat untuk mencari lokasi yang baru," sambung Rohim.

Menurut Rohim, para pelaku sebar ranjau paku ini tidak memilih-milih wilayah. Semua wilayah DKI dijadikan target.

"Semua merata di Jakarta disebar semua, Jakarta Pusat paling rawan seperti daerah Galur, Gunung Sahari dan Golden Truly," terang dia.

Melihat banyaknya ranjau paku yang tak kunjung habis, pihak kepolisian tidak mau tinggal diam. Mereka pun turun tangan.

"Dari Polda pagi biasanya suka menyisir jalan protokol. Dari Polres Jakarta Barat pun juga ikut membantu," lanjut Rohim

Aris yang merupakan salah satu korba ranjau paku di daerah Ciledug mengatakan penambal ban biasanya tidak mau menambal ban dan menyarankan agar ban dalam motor yang dipakainya diganti. "Mau nggak mau ya diganti, karena sudah malam susah mencari tukang tambal ban lainnya," kata Aris beberapa waktu lalu.

(vit/vit)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini