Saan: Gedung Baru KPK Beri Semangat Kerja Tuntaskan Kasus Korupsi
Rabu, 29/02/2012 02:21 WIB
Jakarta
Pembangunan gedung baru bagi KPK dinilai sangat penting. Hal itu untuk membuat semangat kerja KPK dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi yang saat ini sedang ditangani.
"Menurut saya dengan KPK yang kerjanya harus maraton, bebannya berat dan ditambah SDM nya perlu juga dipertimbangkan," ujar anggota Komisi III DPR Saan Mustopa usai acara Charta Politika Award di Gedung Usmar Ismail, Jl Rasuna Said, Jakarta, Selasa (28/2/2012).
Menurut Saan, pembangunan gedung baru senilai Rp 61 miliar tersebut akan berdampak positif bagi kinerja KPK. Sebab, segala kendala seperti kurangnya SDM, kurangnya ruang penyimpanan berkas dan ruang tahanan akan teratasi dengan adanya gedung baru tersebut.
"Saya termasuk yang menyetujui. Itu bisa memberikan kinerja positif bagi KPK. dengan indeks korupsi yang membaik, dari 2 menjadi 3 berarti itu ada dampak kinerja KPK walaupun itu bagian dari pemerintah dalam memberantas korupsi. Menurut saya memberi dampak positif," kata Wasekjen PD ini.
Sejumlah anggota Komisi III DPR ternyata menolak pembangunan gedung baru KPK senilai Rp 61 miliar. Tanda 'bintang' di atas poin pengusulan gedung baru KPK membuat rencana pembangunan gedung baru KPK terancam terhambat.
"Pak Busyro dalam rapat kemarin bilang ada surat resmi Komisi III sehingga pengusulan gedung harus diberi tanda bintang, itu yang harus kita usut. Ada anggota yang menolak," kata anggota Komisi III DPR dari Gerindra, Martin Hutabarat, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/2).
(mpr/mpr)
"Menurut saya dengan KPK yang kerjanya harus maraton, bebannya berat dan ditambah SDM nya perlu juga dipertimbangkan," ujar anggota Komisi III DPR Saan Mustopa usai acara Charta Politika Award di Gedung Usmar Ismail, Jl Rasuna Said, Jakarta, Selasa (28/2/2012).
Menurut Saan, pembangunan gedung baru senilai Rp 61 miliar tersebut akan berdampak positif bagi kinerja KPK. Sebab, segala kendala seperti kurangnya SDM, kurangnya ruang penyimpanan berkas dan ruang tahanan akan teratasi dengan adanya gedung baru tersebut.
"Saya termasuk yang menyetujui. Itu bisa memberikan kinerja positif bagi KPK. dengan indeks korupsi yang membaik, dari 2 menjadi 3 berarti itu ada dampak kinerja KPK walaupun itu bagian dari pemerintah dalam memberantas korupsi. Menurut saya memberi dampak positif," kata Wasekjen PD ini.
Sejumlah anggota Komisi III DPR ternyata menolak pembangunan gedung baru KPK senilai Rp 61 miliar. Tanda 'bintang' di atas poin pengusulan gedung baru KPK membuat rencana pembangunan gedung baru KPK terancam terhambat.
"Pak Busyro dalam rapat kemarin bilang ada surat resmi Komisi III sehingga pengusulan gedung harus diberi tanda bintang, itu yang harus kita usut. Ada anggota yang menolak," kata anggota Komisi III DPR dari Gerindra, Martin Hutabarat, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/2).
(mpr/mpr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 15:00 WIB
Ketika Trotoar di Sudirman Jadi 'Markas' Tukang Ojek
-
Rabu, 23/05/2012 14:50 WIB
Tak Tahan Lapar & Dingin, 4 Imigran Asal Myanmar Menyerahkan Diri
-
Rabu, 23/05/2012 14:45 WIB
Pelayat Membeludak, Jendela Rumah Dewi Terpaksa Dijebol
-
Rabu, 23/05/2012 14:42 WIB
Dituding 'Merampok' Tanah Adat, Pemerintah Membantah
-
Rabu, 23/05/2012 14:35 WIB
Dua Orang Kena Bacok dalam Bentrokan di Depan 7-Eleven Fatmawati
-
Rabu, 23/05/2012 14:35 WIB
Dua Orang Kena Bacok dalam Bentrokan di Depan 7-Eleven Fatmawati
-
Rabu, 23/05/2012 13:18 WIB
Pilot dan Pramugari Sambut Jenazah Kapten Aan di Masjid Al Bakrie
-
Rabu, 23/05/2012 14:00 WIB
Oki Kenang Kapten Aan yang Suka Kasih Tiket Terbang Gratis
-
Rabu, 23/05/2012 13:51 WIB
Yusril: Remisi Corby Berdampak Buruk Bagi Harkat Bangsa
-
683 Komentar
-
454 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
