Senin, 27/02/2012 18:59 WIB

Kasus Pelecehan Pramugari, Pemain Sriwijaya FC Ditahan di Polda Metro

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Kasus dugaan pelecehan pramugari Lion Air resmi ditangani Polda Metro Jaya. Tim penyidik Polres Metro Tangerang juga menyerahkan tersangka pemain sepakbola Sriwijaya FC Hilton Moreira ke Polda Metro.

"Yang bersangkutan sudah ditahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (27/2/2012).

Rikwanto menjelaskan salah satu alasan pelimpahan kasus Moreira ke Mapolda Metro karena alasan bahasa. Tersangka tidak bisa berbahasa Inggris, hanya bisa berbicara dalam bahasa Brazil.

"Karena di sini kita lebih mudah memanggil saksi ahli bahasa dan koordinasi dengan kedubes lebih mudah," terang Rikwanto.

Moreira diketahui menyerahkan diri kepada polisi pada Minggu (26/2). Diduga dia terlibat dalam kasus pelecehan seksual pada seorang pramugari Lion Air pada Rabu pekan lalu. Sang pramugari melaporkan Moreira dan beberapa temannya atas dugaan hendak memperkosa.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%