detikcom

Senin, 27/02/2012 15:19 WIB

Iran Kecam Pembakaran Alquran oleh Pasukan AS

Rita Uli Hutapea - detikNews
aksi demo di Afghan (Press TV)
Kabul, - Pembakaran Alquran yang dilakukan pasukan NATO pimpinan Amerika Serikat (AS) di Afghanistan telah menimbulkan kecaman dan kemarahan pemerintah dan rakyat negeri itu. Pemerintah Iran juga mengecam penodaan kitab suci agama Islam itu.

Kementerian Luar Negeri Iran menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran HAM dan hukum internasional.

Dalam statemen yang dirilis kementerian Iran tersebut seperti dilansir Press TV, Senin (27/2/2012) disebutkan bahwa pembakaran Alquran merupakan contoh baru pelanggaraan HAM dan hukum internasional oleh pasukan militer asing di Afghanistan.

"Sikap tidak menghormati keyakinan Islam berasal dari pemahaman penjajah Afghanistan yang tidak benar akan kultur keagamaan warga muslim wilayah ini dan dunia," demikian statemen Kementerian Luar Negeri Iran.

Diimbuhkan pula bahwa bukan sekali ini saja hukum internasional telah dilanggar pasukan NATO pimpinan AS di Afghanistan. Kementerian Iran tersebut mengingatkan, pengulangan perbuatan seperti itu hanya akan menimbulkan kebencian lebih besar bagi pasukan NATO.

Kementerian Iran pun menekankan perlunya penarikan seluruh pasukan militer asing dari Afghanistan.

Sebelumnya pada 20 Februari lalu, tentara-tentara AS diberitakan telah membakar salinan Alquran dan buku-buku Islami lainnya di pangkalan udara Bagram, sebelah tenggara Kota Charikar di Provinsi Parwan, Afghan.

Menyusul insiden tersebut, Presiden AS Barack Obama mengirimkan surat ke Presiden Afghan Hamid Karzai. Dalam surat tersebut, Obama meminta maaf atas perbuatan prajurit AS tersebut. Obama mengatakan pada Karzai bahwa insiden itu tidak disengaja.

Kejadian tersebut memicu aksi-aksi demo anti-AS di Afghanistan dan negara-negara muslim lainnya. Selama enam hari terakhir, aksi demo yang diwarnai kerusuhan tersebut telah menewaskan lebih dari 35 orang, termasuk dua tentara AS.



Siapa sangka, ada profesi sebagai pencicip minuman keras oplosan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
55%
Kontra
45%