Polisi: Edo Pimpin Serangan di RSPAD untuk Balas Dendam
Senin, 27/02/2012 12:59 WIB
Jakarta
Polisi menyebut tersangka Edward Tupessy alias Edo Kiting sebagai pemimpin penyerangan di rumah duka RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Edo menyerang pelayat untuk balas dendam.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menjelaskan, penyerangan dipicu akibat urusan utang narkoba Edi kepada Edo belum terbayar. Edo yang mengetahui bahwa saudara Edi, Bob meninggal di RSPAD langsung menggerakkan pasukan menuju ke lokasi, mencari Edi.
"Pada waktu sodara Edo melihat keluarga yang diduga itu ada rekan edi yang meninggal di situ, dia langsung membawa teman-temannya ke situ. Edo menduga ada Edi di situ, sehingga timbul untuk balas dendam," jelas Rikwanto kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (27/2/2012).
Polisi mengatakan, Edo mengkoordinir anak buahnya dan telah merencanakan penyerangan di lokasi. Indikasi itu muncul karena adanya barang bukti seperti senjata tajam.
"Edo punya masalah dengan Edi yang berhutang sabu sebesar Rp 320 juta," katanya.
Dalam penyerangan itu, Edo diduga membawa sekitar 50 anak buahnya. Mereka datang ke lokasi dengan menggunakan 3 mobil pribadi dan 5 mobil taksi.
Para pelaku kemudian menyerang keluarga Edi yang tengah melayat anggota keluarganya yang meninggal di RSPAD Gatot Subroto. Saat itu, kelompok yang diserang hanya berjumlah 10 orang.
Dua orang tewas di lokasi dalam penyerangan itu, sementara empat lainnya mengalami luka berat akibat bacokan senjata tajam.
Dalam penyerangan itu, adik perempuan Edo berinisial I ikut berperan aktif. Polisi menyebut, I juga ikut menyerang kelompok pelayat.
"I masih kita kejar," pungkasnya.
(mei/ndr)
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menjelaskan, penyerangan dipicu akibat urusan utang narkoba Edi kepada Edo belum terbayar. Edo yang mengetahui bahwa saudara Edi, Bob meninggal di RSPAD langsung menggerakkan pasukan menuju ke lokasi, mencari Edi.
"Pada waktu sodara Edo melihat keluarga yang diduga itu ada rekan edi yang meninggal di situ, dia langsung membawa teman-temannya ke situ. Edo menduga ada Edi di situ, sehingga timbul untuk balas dendam," jelas Rikwanto kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (27/2/2012).
Polisi mengatakan, Edo mengkoordinir anak buahnya dan telah merencanakan penyerangan di lokasi. Indikasi itu muncul karena adanya barang bukti seperti senjata tajam.
"Edo punya masalah dengan Edi yang berhutang sabu sebesar Rp 320 juta," katanya.
Dalam penyerangan itu, Edo diduga membawa sekitar 50 anak buahnya. Mereka datang ke lokasi dengan menggunakan 3 mobil pribadi dan 5 mobil taksi.
Para pelaku kemudian menyerang keluarga Edi yang tengah melayat anggota keluarganya yang meninggal di RSPAD Gatot Subroto. Saat itu, kelompok yang diserang hanya berjumlah 10 orang.
Dua orang tewas di lokasi dalam penyerangan itu, sementara empat lainnya mengalami luka berat akibat bacokan senjata tajam.
Dalam penyerangan itu, adik perempuan Edo berinisial I ikut berperan aktif. Polisi menyebut, I juga ikut menyerang kelompok pelayat.
"I masih kita kejar," pungkasnya.
(mei/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 14:35 WIB
Dua Orang Kena Bacok dalam Bentrokan di Depan 7-Eleven Fatmawati
-
Rabu, 23/05/2012 14:31 WIB
Penahanan Iswahyudi, Penodong Senpi di Plaza Indonesia Ditangguhkan
-
Rabu, 23/05/2012 14:27 WIB
Rotasi FPD, Mirwan Amir Tak Lagi Pimpin Banggar DPR
-
Rabu, 23/05/2012 14:21 WIB
Desak Pengusutan Korupsi PON, Mahasiswa Riau Rusak Pagar Tugu Countdwon
-
Rabu, 23/05/2012 14:14 WIB
Revisi UU Pilpres, Presiden dan Wapres Harus Lepas Jabatan Parpol
-
Rabu, 23/05/2012 13:18 WIB
Pilot dan Pramugari Sambut Jenazah Kapten Aan di Masjid Al Bakrie
-
Rabu, 23/05/2012 13:51 WIB
Yusril: Remisi Corby Berdampak Buruk Bagi Harkat Bangsa
-
Rabu, 23/05/2012 13:35 WIB
Buku SD Bergambar Nabi Muhammad di Solo Ditarik dari Perpustakaan
-
Rabu, 23/05/2012 12:03 WIB
Ikut Penasaran, Bupati & Kapolres Banyumas Cek Pemangsa 19 Kambing
-
683 Komentar
-
453 Komentar
-
232 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
