Puluhan Rumah di Sleman Rusak Diterjang Angin Kencang
Minggu, 26/02/2012 20:25 WIB
Yogyakarta
Hujan deras disertai angin kencang melanda 2 kecamatan di wilayah lereng selatan Gunung Merapi, Sleman, Jawa Tengah. Akibatnya, sekitar 60 rumah warga rusak tertimpa pohon tumbang dan satu orang warga mengalami luka terkena kayu runtuhan rumah.
Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (26/2/2012). Dua kecamatan yang dilanda angin kencang adalah Kecamatan Pakem dan Cangkringan.
Daerah yang mengalami dampak paling parah adalah Dusun Pentingsari, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Sedangkan korban luka adalah warga Dusun Sawungan, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem atas nama Ny Rumtinem (75).
Rumtinem mengalami luka dibagian kepala dan kaki akibat terkena kayu atap rumah yang roboh. Saat kejadian, Rumtinem tengah tertidur lelap di dalam rumah. Korban mendapatkan perawatan di RS Panti Nugorho Pakem.
"Kejadiannya cepat sekali, sekitar lima menit tiba-tiba hujan deras disertai angin kencang. Saat itu kawasan Merapi sudah mendung tebal, sedang wilayah selatan masih tampak terang," ungkap Sekdes Umbulharjo, Endri, saat ditemui detikcom.
Menurut Endri, Dusun Pentingsari mengalami kerusakan paling parah dengan jumlah total rumah yang rusak akibat tertimpa pohon sebanyak 16 rumah. Sejumlah 6 rumah diantaranya rusak berat.
"Jumlah kerugian di atas Rp 60 juta, kerusakan sebagian besar adalah genting rumah dan tembok bagian atap. Itu masih hitungan sementara di Dusun Pentingsari belum di dusun lainnya," katanya.
Akibat bencana tersebut, beberapa aliran listrik menuju rumah warga ada yang putus. Sejumlah relawan saat ini masih melakukan kerja bakti memotong batang pohon yang roboh.
Selain Dusun Pentingsari, Dusun Karanggeneng Desa Umbulharjo yang mengalami kerusakan sekitar 12 rumah. Sedangkan di Desa Wukirsari, terdapat 2 rumah yang rusak di Dusun Tegalsari dan 1 rumah di Dusun Cancangan.
Tempat hunian sementara (huntara) atau shelter Plosokerep yang merupakan tempat tinggal warga Merapi yang terkena erupsi juga mengalami kerusakan. Informasi yang dihimpun detikcom, terdapat 10 rumah yang rusak di tempat hunian sementara tersebut.
Selain shelter Plosokerep, 17 rumah di shelter Dongkelsari Watuadeg juga mengalami kerusakan. Sebagian besar atap seng rusak dan terlepas terkena angin kencang. Sedangkan di Sawungan Hargobinangun Kecamatan Pakem sebanyak tiga rumah rusak.
(trq/ahy)
Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (26/2/2012). Dua kecamatan yang dilanda angin kencang adalah Kecamatan Pakem dan Cangkringan.
Daerah yang mengalami dampak paling parah adalah Dusun Pentingsari, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Sedangkan korban luka adalah warga Dusun Sawungan, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem atas nama Ny Rumtinem (75).
Rumtinem mengalami luka dibagian kepala dan kaki akibat terkena kayu atap rumah yang roboh. Saat kejadian, Rumtinem tengah tertidur lelap di dalam rumah. Korban mendapatkan perawatan di RS Panti Nugorho Pakem.
"Kejadiannya cepat sekali, sekitar lima menit tiba-tiba hujan deras disertai angin kencang. Saat itu kawasan Merapi sudah mendung tebal, sedang wilayah selatan masih tampak terang," ungkap Sekdes Umbulharjo, Endri, saat ditemui detikcom.
Menurut Endri, Dusun Pentingsari mengalami kerusakan paling parah dengan jumlah total rumah yang rusak akibat tertimpa pohon sebanyak 16 rumah. Sejumlah 6 rumah diantaranya rusak berat.
"Jumlah kerugian di atas Rp 60 juta, kerusakan sebagian besar adalah genting rumah dan tembok bagian atap. Itu masih hitungan sementara di Dusun Pentingsari belum di dusun lainnya," katanya.
Akibat bencana tersebut, beberapa aliran listrik menuju rumah warga ada yang putus. Sejumlah relawan saat ini masih melakukan kerja bakti memotong batang pohon yang roboh.
Selain Dusun Pentingsari, Dusun Karanggeneng Desa Umbulharjo yang mengalami kerusakan sekitar 12 rumah. Sedangkan di Desa Wukirsari, terdapat 2 rumah yang rusak di Dusun Tegalsari dan 1 rumah di Dusun Cancangan.
Tempat hunian sementara (huntara) atau shelter Plosokerep yang merupakan tempat tinggal warga Merapi yang terkena erupsi juga mengalami kerusakan. Informasi yang dihimpun detikcom, terdapat 10 rumah yang rusak di tempat hunian sementara tersebut.
Selain shelter Plosokerep, 17 rumah di shelter Dongkelsari Watuadeg juga mengalami kerusakan. Sebagian besar atap seng rusak dan terlepas terkena angin kencang. Sedangkan di Sawungan Hargobinangun Kecamatan Pakem sebanyak tiga rumah rusak.
(trq/ahy)
Baca Juga
- Badai Tropis Iggy Menjauhi Indonesia, Cuaca Berangsur Normal
- Korban Puting Beliung di Kepulauan Seribu Terima Bantuan Logistik
- Waspadai Angin Kencang 60 Km/Jam Hingga Akhir Januari
- Angin Kencang Rusak Rumah di Banyumas dan Purbalingga, 3 Warga Tewas
- 18 Daerah di Indonesia yang Terpengaruh Cuaca Ekstrim
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 14:17 WIB
Warga Deli Serdang Dibekuk Bawa 2,5 Kg Sabu, Diduga Kurir Antarnegara
-
Senin, 21/05/2012 14:16 WIB
Panglima TNI: 'Koboy' Palmerah Sudah Dihukum
-
Senin, 21/05/2012 14:11 WIB
Terbuka Peluang Prabowo Diusung PD
-
Senin, 21/05/2012 13:50 WIB
Kaca Depan Retak, Lion Air Batal Terbang di Bandara Polonia
-
Senin, 21/05/2012 13:42 WIB
Tak Ikut Campur Proses Hukum, PD Masih Akui Agusrin Sebagai Kadernya
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Pencuri Moge di Semarang Berhasil Dibekuk
-
Senin, 21/05/2012 13:04 WIB
Santunan Rp 1,25 M untuk Korban Sukhoi Tak Bisa Ditawar Lagi
-
Senin, 21/05/2012 13:36 WIB
Dituntut Bui Seumur Hidup, Umar Patek Menyesal & Minta Maaf
-
Senin, 21/05/2012 12:46 WIB
Umar Patek Sibuk Korek-korek Kuping, Sidang Jeda Sebentar
-
654 Komentar
-
441 Komentar
-
356 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,776.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
