Hercules Beri Bantuan Korban Kebakaran, Minta Preman Didor
Minggu, 26/02/2012 14:40 WIB
Jakarta
Siapa tak kenal Hercules. Dia mengaku telah meninggalkan dunia hitam dan menjadi pengusaha perikanan. Tak lupa, dia juga memberikan bantuan pada korban musibah. Tentu saja dia juga berkomentar tentang premanisme. Dia minta polisi tak segan menembak preman.
"Kalau melawan, tembak. Kalau perlu tembak di kepala. Ini bukan masalah pelanggaran HAM. Aparat kepolisian harus menindak tegas preman dan organisasinya," kata Hercules di Jl Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (26/2/2012).
Di situlah Hercules memberikan bantuan kepada korban kebakaran. Bantuan berupa mie instan, beras dan juga air mineral ini diangkut menggunakan truk dan langsung dibagikan ke korban. Hercules datang dengan membawa bendera Gerakan Rakyat Indonesia Baru. Dia datang bersama 100-an orang. Mereka mengenakan seragam kemeja coklat muda dan berkerah merah dengan tulisan identitas ormas.
Hercules mengatakan, saat ini dirinya adalah pengusaha. Bisnis yang dijalankannya antara lain perikanan dan perkapalan. "Saat ini saya sekarang pengusaha, bukan Hercules yang preman. Orang melihat Hercules dari jauh, tidak dari dekat, tidak seperti yang dibayangkan," katanya.
"Selama ini warga Jakarta lihat saya di media hanya mengenai kasus perkelahian saja. Padahal untuk masalah bantuan tidak pernah terekspose. Teman-teman saya duduk bersama membentuk Gerakan Rakyat Indonesia Baru. Kita bantu masyarakat yang kena bencana alam, seperti kebakaran yang terjadi di Jakarta," kata Hercules yang berasal dari Timtim ini.
(nal/nal)
"Kalau melawan, tembak. Kalau perlu tembak di kepala. Ini bukan masalah pelanggaran HAM. Aparat kepolisian harus menindak tegas preman dan organisasinya," kata Hercules di Jl Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (26/2/2012).
Di situlah Hercules memberikan bantuan kepada korban kebakaran. Bantuan berupa mie instan, beras dan juga air mineral ini diangkut menggunakan truk dan langsung dibagikan ke korban. Hercules datang dengan membawa bendera Gerakan Rakyat Indonesia Baru. Dia datang bersama 100-an orang. Mereka mengenakan seragam kemeja coklat muda dan berkerah merah dengan tulisan identitas ormas.
Hercules mengatakan, saat ini dirinya adalah pengusaha. Bisnis yang dijalankannya antara lain perikanan dan perkapalan. "Saat ini saya sekarang pengusaha, bukan Hercules yang preman. Orang melihat Hercules dari jauh, tidak dari dekat, tidak seperti yang dibayangkan," katanya.
"Selama ini warga Jakarta lihat saya di media hanya mengenai kasus perkelahian saja. Padahal untuk masalah bantuan tidak pernah terekspose. Teman-teman saya duduk bersama membentuk Gerakan Rakyat Indonesia Baru. Kita bantu masyarakat yang kena bencana alam, seperti kebakaran yang terjadi di Jakarta," kata Hercules yang berasal dari Timtim ini.
(nal/nal)
Baca Juga
- Polisi Sita Sajam & Rekaman CCTV dari Kelompok Penyerang RSPAD
- 13 yang Ditangkap di Kp Ambon Masih Berstatus Saksi Penyerangan di RSPAD
- Polisi Pastikan Perempuan 'Kill Bill' Ikut Menyerang di RSPAD
- Total Tersangka Penyerangan di RSPAD Gatot Subroto Jadi 5 Orang
- TNI Evaluasi Keamanan RSPAD untuk Cegah Insiden Penyerangan
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 14:09 WIB
Pemangsa 19 Kambing di Banyumas Diamankan Polisi, Asal-usulnya Diteliti
-
Rabu, 23/05/2012 14:06 WIB
Polisi Ungkap Pembunuh Kamerawan Senior TVRI
-
Rabu, 23/05/2012 14:01 WIB
TransTV Jamin Biaya Pendidikan Anak Almarhum Aditya
-
Rabu, 23/05/2012 14:00 WIB
Oki Kenang Kapten Aan yang Suka Kasih Tiket Terbang Gratis
-
Rabu, 23/05/2012 14:00 WIB
Pecandu Narkoba Tertangkap di Ancol, Sabu Rp 1,2 Juta Diamankan
-
Rabu, 23/05/2012 13:18 WIB
Pilot dan Pramugari Sambut Jenazah Kapten Aan di Masjid Al Bakrie
-
Rabu, 23/05/2012 13:35 WIB
Buku SD Bergambar Nabi Muhammad di Solo Ditarik dari Perpustakaan
-
Rabu, 23/05/2012 12:03 WIB
Ikut Penasaran, Bupati & Kapolres Banyumas Cek Pemangsa 19 Kambing
-
Rabu, 23/05/2012 13:51 WIB
Yusril: Remisi Corby Berdampak Buruk Bagi Harkat Bangsa
-
683 Komentar
-
453 Komentar
-
232 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,049.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
