KPK Masih Telaah Laporan Rosa Terkait Menteri Penerima Fee
Minggu, 26/02/2012 04:08 WIB
Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi masih terus menelaah laporan yang dilakukan oleh Mindo Rosalina Manulang terkait dugaan adanya menteri penerima fee. KPK masih perlu memeriksa soal kebenaran laporan Rosa.
"Masih kita telaah, apakah benar ada dugaan tindak pidana korupsi," ujar juru bicara KPK, Johan Budi, kepada detikcom, Minggu (26/2/2012).
Mengenai 'konflik' kuasa hukum Rosa, Ahmad Rifai dengan LPSK terkait laporan ke KPK, Johan enggan mencampurinya. Namun Johan menjelaskan, terkait keselamatan Rosa, pihaknya memang terus melakukan koordinasi dengan LPSK.
Johan memaklumi dengan sikap LPSK, terlebih lembaga itu berkepentingan menjaga keselamatan Rosa. Terlebih lagi Rosa sendiri yang beberapa waktu itu minta perlindungan dari LPSK.
Namun Johan menegaskan, 'konflik' itu tidak berpengaruh dengan laporan yang disampaikan Rosa.
Sebelumnya, Rifai menceritakan, Rosa bertemu dengan menteri itu di kediaman sang menteri pada 2010. Pertemuan itu dihadiri empat orang. Mereka adalah menteri dan seorang kepercayaannya, serta Rosa bersama seorang temannya. Pada pertemuan itulah menteri meminta bagian 8 persen.
Usai pertemuan tersebut, orang kepercayaan sang menteri menghubungi Rosa melalui telepon. "Dia meminta jatah itu dibayar di depan, jika tidak maka proyek akan diberikan ke yang lain," ujar Rifai.
Namun mantan kuasa hukum Bibit-Chandra ini belum mau mengungkapkan identitas menteri itu. Dia hanya mengatakan menteri itu punya keterlibatan dalam proyek tersebut. "Menteri kan pegang proyek ini dan itu," katanya. Dia pun belum mau mengungkap apa proyek tersebut.
(mok/mok)
"Masih kita telaah, apakah benar ada dugaan tindak pidana korupsi," ujar juru bicara KPK, Johan Budi, kepada detikcom, Minggu (26/2/2012).
Mengenai 'konflik' kuasa hukum Rosa, Ahmad Rifai dengan LPSK terkait laporan ke KPK, Johan enggan mencampurinya. Namun Johan menjelaskan, terkait keselamatan Rosa, pihaknya memang terus melakukan koordinasi dengan LPSK.
Johan memaklumi dengan sikap LPSK, terlebih lembaga itu berkepentingan menjaga keselamatan Rosa. Terlebih lagi Rosa sendiri yang beberapa waktu itu minta perlindungan dari LPSK.
Namun Johan menegaskan, 'konflik' itu tidak berpengaruh dengan laporan yang disampaikan Rosa.
Sebelumnya, Rifai menceritakan, Rosa bertemu dengan menteri itu di kediaman sang menteri pada 2010. Pertemuan itu dihadiri empat orang. Mereka adalah menteri dan seorang kepercayaannya, serta Rosa bersama seorang temannya. Pada pertemuan itulah menteri meminta bagian 8 persen.
Usai pertemuan tersebut, orang kepercayaan sang menteri menghubungi Rosa melalui telepon. "Dia meminta jatah itu dibayar di depan, jika tidak maka proyek akan diberikan ke yang lain," ujar Rifai.
Namun mantan kuasa hukum Bibit-Chandra ini belum mau mengungkapkan identitas menteri itu. Dia hanya mengatakan menteri itu punya keterlibatan dalam proyek tersebut. "Menteri kan pegang proyek ini dan itu," katanya. Dia pun belum mau mengungkap apa proyek tersebut.
(mok/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 13:51 WIB
Yusril: Remisi Corby Berdampak Buruk Bagi Harkat Bangsa
-
Rabu, 23/05/2012 13:48 WIB
Menko Kesra: Sukhoi Beri Santunan US$ 50 Ribu, Pemerintah Rp 50 Juta
-
Rabu, 23/05/2012 13:35 WIB
Buku SD Bergambar Nabi Muhammad di Solo Ditarik dari Perpustakaan
-
Rabu, 23/05/2012 13:30 WIB
Dubes Rusia: Sukhoi Akan Membayarkan Asuransi Semaksimal Mungkin
-
Rabu, 23/05/2012 13:18 WIB
Pilot dan Pramugari Sambut Jenazah Kapten Aan di Masjid Al Bakrie
-
Rabu, 23/05/2012 13:18 WIB
Pilot dan Pramugari Sambut Jenazah Kapten Aan di Masjid Al Bakrie
-
Rabu, 23/05/2012 12:03 WIB
Ikut Penasaran, Bupati & Kapolres Banyumas Cek Pemangsa 19 Kambing
-
Rabu, 23/05/2012 12:53 WIB
Tinggal 12 Jenazah Korban Sukhoi di Bandara Halim
-
Rabu, 23/05/2012 13:12 WIB
Carut Marut DPS, Jokowi-Ahok Polisikan Kadis Dukcapil DKI ke Mabes Polri
-
681 Komentar
-
453 Komentar
-
232 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
