Proses Wisuda Universitas Udayana Diganggu Ancaman Bom
Sabtu, 25/02/2012 15:39 WIB
Denpasar
Upacara wisuda ribuan mahasiswa Universitas Udayana (UNUD) Denpasar diancam bom. Seluruh mahasiswa dan keluaga dievakuasi.
Prosesi wisuda di Universitas Udayana (Unud) Bali sempat dihentikan hampir setengah jam lamanya setelah ada ancaman bom yang ditujukan kepada gedung Rektorat UNUD, Jl Uluwatu, Kuta, Sabtu (25/2/2012).
Ribuan peserta prosesi wisuda yang terdiri wisudawan dan keluarga mahasiswa sempat dievakuasi keluar sekitar pukul 11.30 Wita. Tim Gegana dari Brimob Polda Bali datang untuk melakukan penyisiran.
Setelah dianggap aman, pihak kampus meminta peserta wisudawan untuk kembali masuk ke aula kampus Unud, Jimbaran Bali pukul 12.00 Wita.
"Hasil pemeriksaan tim Gegana nihil bom, untuk saat ini situasi sudah aman," kata Kabid Humas Polda Bali melalui SMS kepada wartawan, Sabtu (25/2/2012).
Namun kata dia untuk memberikan rasa aman kepada peserta wisuda, kepolisian masih akan tetap disiagakan di kampus Unud hingga acara selesai. "Langkah ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," imbuhnya.
Rektor Unud Prof Bakta belum bisa dikonfirmasi terkait ancaman tersebut. Saat dihubungi melalui telepon yang bersangkutan tidak mengangkatnya.
Ancaman bom itu dilakukan oleh seorang laki-laki melalui telpon pukul 09.00 Wita, pria ini mengatakan akan melendakkan kampus. Hanya saja ancaman itu tidak terbukti. Mahasiswa pun bisa menyelesaikan kuliah setelah diwisuda.
(gds/gah)
Prosesi wisuda di Universitas Udayana (Unud) Bali sempat dihentikan hampir setengah jam lamanya setelah ada ancaman bom yang ditujukan kepada gedung Rektorat UNUD, Jl Uluwatu, Kuta, Sabtu (25/2/2012).
Ribuan peserta prosesi wisuda yang terdiri wisudawan dan keluarga mahasiswa sempat dievakuasi keluar sekitar pukul 11.30 Wita. Tim Gegana dari Brimob Polda Bali datang untuk melakukan penyisiran.
Setelah dianggap aman, pihak kampus meminta peserta wisudawan untuk kembali masuk ke aula kampus Unud, Jimbaran Bali pukul 12.00 Wita.
"Hasil pemeriksaan tim Gegana nihil bom, untuk saat ini situasi sudah aman," kata Kabid Humas Polda Bali melalui SMS kepada wartawan, Sabtu (25/2/2012).
Namun kata dia untuk memberikan rasa aman kepada peserta wisuda, kepolisian masih akan tetap disiagakan di kampus Unud hingga acara selesai. "Langkah ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," imbuhnya.
Rektor Unud Prof Bakta belum bisa dikonfirmasi terkait ancaman tersebut. Saat dihubungi melalui telepon yang bersangkutan tidak mengangkatnya.
Ancaman bom itu dilakukan oleh seorang laki-laki melalui telpon pukul 09.00 Wita, pria ini mengatakan akan melendakkan kampus. Hanya saja ancaman itu tidak terbukti. Mahasiswa pun bisa menyelesaikan kuliah setelah diwisuda.
(gds/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 13:41 WIB
Jaring Anggota DKPP, Komisi II Gunakan Dua Metode
-
Senin, 21/05/2012 13:36 WIB
Napi di Cirebon Tertangkap Sembunyikan 64 Paket Heroin di CD
-
Senin, 21/05/2012 13:36 WIB
Dituntut Bui Seumur Hidup, Umar Patek Menyesal & Minta Maaf
-
Senin, 21/05/2012 13:29 WIB
FPI Pegang 150 Tiket Lady Gaga, Akan 'Beraksi' Bila Konser Digelar
-
Senin, 21/05/2012 13:17 WIB
Pemuda Tewas di Ciputat, Diduga Over Dosis
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Pencuri Moge di Semarang Berhasil Dibekuk
-
Senin, 21/05/2012 12:46 WIB
Umar Patek Sibuk Korek-korek Kuping, Sidang Jeda Sebentar
-
Senin, 21/05/2012 10:45 WIB
Bantu Evakuasi Sukhoi, Mapala UI Dapat Segepok Duit Dibungkus Koran
-
Senin, 21/05/2012 13:04 WIB
Santunan Rp 1,25 M untuk Korban Sukhoi Tak Bisa Ditawar Lagi
-
647 Komentar
-
441 Komentar
-
356 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,776.000
- Rp 5,978.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
