Desak Penghentian Krisis Suriah, Obama Minta Setiap Sarana Digunakan
Sabtu, 25/02/2012 12:48 WIB
Washington
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama kembali menyerukan agar Presiden Suriah, Bashar al-Assad menghentikan kekerasan militernya terhadap warga sipil. Obama meminta agar setiap sarana yang ada digunakan dalam mencegah terus berlangsungnya pembantaian terhadap rakyat Suriah.
"Kami akan terus menekan dan mencari setiap sarana yang ada untuk mencegah pembantaian orang-orang tidak berdosa di Suriah," tegas Obama kepada waratwan di Gedung Putih, seperti dilansir oleh AFP, Sabtu (25/2/2012).
Pernyataan Obama ini didorong oleh pertemuan 60 negara, yang diwakili oleh menteri luar negeri masing-masing, di Tunisia, Jumat (24/2) waktu setempat. Pertemuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan tekanan bagi Presiden Assad yang masih menolak mundur dari jabatannya hingga saat ini.
Obama menyatakan dukungannya terhadap pertemuan di Tunisia tersebut. Dia bahkan menyebut pertemuan tersebut sebagai persatuan dunia internasional.
"Menjadi penting bahwa kita bukan hanya pengamat dalam pertemuan luar biasa tersebut," tutur Obama.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton memperingatkan Assad bahwa dirinya akan membayar kompensasi yang besar karena mengabaikan desakan dunia internasional untuk menghentikan kekerasan di negaranya. Hillary menyampaikan hal tersebut usai menghadiri pertemuan pertama 'Sahabat Suriah' di Tunisia, kemarin.
"Rezim Assad telah mengabaikan setiap peringatan, menyia-nyiakan setiap peluang, dan melanggar kesepakatan yang ada. Dihadapkan dengan para demonstran yang menuntut hak dan martabat mereka, rezim ini menciptakan sebuah bencana kemanusiaan yang mengerikan," tutur Hillary.
Pertemuan di Tunisia menginginkan agar pasukan perdamaian Arab diperbolehkan masuk untuk mengakhiri kekerasan terhadap warga sipil di sana. Kemudian juga agar akses bantuan kemanusiaan diperbolehkan masuk. Namun desakan internasional mulai membuahkan hasil ketika ambulans-ambulans dari Palang Merah dan Bulan Sabit Internasional dibiarkan masuk ke wilayah Homs dan berhasil mengevakuasi sejumlah korban luka.
(nvc/gah)
"Kami akan terus menekan dan mencari setiap sarana yang ada untuk mencegah pembantaian orang-orang tidak berdosa di Suriah," tegas Obama kepada waratwan di Gedung Putih, seperti dilansir oleh AFP, Sabtu (25/2/2012).
Pernyataan Obama ini didorong oleh pertemuan 60 negara, yang diwakili oleh menteri luar negeri masing-masing, di Tunisia, Jumat (24/2) waktu setempat. Pertemuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan tekanan bagi Presiden Assad yang masih menolak mundur dari jabatannya hingga saat ini.
Obama menyatakan dukungannya terhadap pertemuan di Tunisia tersebut. Dia bahkan menyebut pertemuan tersebut sebagai persatuan dunia internasional.
"Menjadi penting bahwa kita bukan hanya pengamat dalam pertemuan luar biasa tersebut," tutur Obama.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton memperingatkan Assad bahwa dirinya akan membayar kompensasi yang besar karena mengabaikan desakan dunia internasional untuk menghentikan kekerasan di negaranya. Hillary menyampaikan hal tersebut usai menghadiri pertemuan pertama 'Sahabat Suriah' di Tunisia, kemarin.
"Rezim Assad telah mengabaikan setiap peringatan, menyia-nyiakan setiap peluang, dan melanggar kesepakatan yang ada. Dihadapkan dengan para demonstran yang menuntut hak dan martabat mereka, rezim ini menciptakan sebuah bencana kemanusiaan yang mengerikan," tutur Hillary.
Pertemuan di Tunisia menginginkan agar pasukan perdamaian Arab diperbolehkan masuk untuk mengakhiri kekerasan terhadap warga sipil di sana. Kemudian juga agar akses bantuan kemanusiaan diperbolehkan masuk. Namun desakan internasional mulai membuahkan hasil ketika ambulans-ambulans dari Palang Merah dan Bulan Sabit Internasional dibiarkan masuk ke wilayah Homs dan berhasil mengevakuasi sejumlah korban luka.
(nvc/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 11:39 WIB
KTT NATO Diwarnai Bentrokan Demonstran dan Polisi
-
Senin, 21/05/2012 10:39 WIB
Rumah Dubes Iran Untuk Filipina Disatroni Maling!
-
Senin, 21/05/2012 10:11 WIB
Terlibat Cinta Segitiga, Pria Beristri Bunuh Diri
-
Senin, 21/05/2012 09:29 WIB
Tragis! Nenek Tewas Tertabrak Mobil yang Dikemudikan Cucunya
-
Minggu, 20/05/2012 16:44 WIB
Gempa Goyang Jepang
-
Senin, 21/05/2012 12:46 WIB
Umar Patek Sibuk Korek-korek Kuping, Sidang Jeda Sebentar
-
Senin, 21/05/2012 10:45 WIB
Bantu Evakuasi Sukhoi, Mapala UI Dapat Segepok Duit Dibungkus Koran
-
Senin, 21/05/2012 11:33 WIB
Demi Memori Terakhir, Keluarga Korban Sukhoi Aan Tak akan Lihat Jasad
-
Senin, 21/05/2012 11:06 WIB
Jika Tak Kuat, Keluarga Disarankan Tak Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
696 Komentar
-
438 Komentar
-
356 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
