8 Ribu Pengacara Tak Rela Johnson Diancam 'Diam atau Mati!'
Sabtu, 25/02/2012 06:36 WIB
Jakarta
Rekan-rekan Johnson Panjaitan di Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) mengecam keras tindakan teror 'diam atau mati' di Bandara Soekarno-Hatta. Aksi itu dianggap sebuah pelecehan terhadap profesi advokat.
"AAI yang anggotanya berjumlah lebih dari 8 ribu pengacara di seluruh
Indonesia tidak ingin terjadi sesuatu terhadap diri anggotanya," kata ketua umum AAI, Humphrey Djemat, dalam rilis kepada detikcom, Sabtu (25/2/2012).
Menurut Humphrey, polisi harus menindaklanjuti laporan yang dilakukan Johnson. Polisi juga harus serius melakukan penyelidikan supaya kasus ini cepat tuntas.
Ditegaskan Humphrey, teror yang bersifat ancaman ini tidak bisa didiamkan karena berkaitan dengan hak seorang pengacara untuk menyuarakan keadilan.
"AAI tidak bisa menerima kalau suara pengacara ingin dibungkamkan dengan cara
menakut-nakuti tersebut," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, mobil Toyota Rush warna hitam bernomor Polisi B 2664 MI milik Johnson dicoret tulisan “Diam atau Mati”. Tulisan itu berada di bagian kanan
mobil dari sopir sampai ke body belakang dengan warna cat orange.
Menurut Johnson, kondisi mobilnya pada saat itu berada di tempat parkir di Terminal 2- F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Johnson mengetahui kondisi mobilnya tersebut pada saat kembali dari Singapura jam 06.45 Jumat pagi.
Berdasarkan keterangan dari orang-orang yang mengetahui kejadian tersebut coretan
dengan tulisan “Diam atau Mati” tersebut dibuat hari Kamis.
(mad/mad)
"AAI yang anggotanya berjumlah lebih dari 8 ribu pengacara di seluruh
Indonesia tidak ingin terjadi sesuatu terhadap diri anggotanya," kata ketua umum AAI, Humphrey Djemat, dalam rilis kepada detikcom, Sabtu (25/2/2012).
Menurut Humphrey, polisi harus menindaklanjuti laporan yang dilakukan Johnson. Polisi juga harus serius melakukan penyelidikan supaya kasus ini cepat tuntas.
Ditegaskan Humphrey, teror yang bersifat ancaman ini tidak bisa didiamkan karena berkaitan dengan hak seorang pengacara untuk menyuarakan keadilan.
"AAI tidak bisa menerima kalau suara pengacara ingin dibungkamkan dengan cara
menakut-nakuti tersebut," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, mobil Toyota Rush warna hitam bernomor Polisi B 2664 MI milik Johnson dicoret tulisan “Diam atau Mati”. Tulisan itu berada di bagian kanan
mobil dari sopir sampai ke body belakang dengan warna cat orange.
Menurut Johnson, kondisi mobilnya pada saat itu berada di tempat parkir di Terminal 2- F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Johnson mengetahui kondisi mobilnya tersebut pada saat kembali dari Singapura jam 06.45 Jumat pagi.
Berdasarkan keterangan dari orang-orang yang mengetahui kejadian tersebut coretan
dengan tulisan “Diam atau Mati” tersebut dibuat hari Kamis.
(mad/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 13:09 WIB
Anggota Wanbin PD: Nurhayati Pandai Merangkul dan Melobi
-
Rabu, 23/05/2012 13:01 WIB
Dubes Rusia: Hasil Pemeriksaan CVR, Tak Ada Masalah Teknis di Sukhoi
-
Rabu, 23/05/2012 12:59 WIB
Dewan Pembina PD: Pencapresan Ani, Tergantung SBY
-
Rabu, 23/05/2012 12:53 WIB
Tinggal 12 Jenazah Korban Sukhoi di Bandara Halim
-
Rabu, 23/05/2012 12:53 WIB
Dijemput Pesawat Khusus, 8 WN Rusia Korban Sukhoi Diterbangkan Malam Ini
-
Rabu, 23/05/2012 12:03 WIB
Ikut Penasaran, Bupati & Kapolres Banyumas Cek Pemangsa 19 Kambing
-
Rabu, 23/05/2012 09:59 WIB
Inilah Sosok Pemangsa 19 Kambing yang Meresahkan Warga Banyumas
-
Rabu, 23/05/2012 12:25 WIB
Jenazah Susana Korban Sukhoi Diinapkan di Halim
-
Rabu, 23/05/2012 11:11 WIB
6 Pilot Panggul Peti Jenazah Kapten Darwin Pelawi
-
679 Komentar
-
453 Komentar
-
232 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
