BK DPR Belum Selidiki Insiden Anggota DPR vs Bea Cukai
Sabtu, 25/02/2012 03:11 WIB
Jakarta
Badan Kehormatan (BK) DPR belum menindaklanjuti kasus dugaan penamparan yang dilakukan oleh anggota DPR Andi Taufan Tiro terhadap petugas Bea dan Cukai di Bandara Soekarno-Hatta. Alasannya, belum ada aduan.
"Belum ada laporan sampai sekarang, jadi belum ada (penyelidikan)," kata ketua BK DPR, M Prakosa, kepada detikcom, Jumat (25/2/2012).
Menurut politisi PDI Perjuangan ini, ada dua cara agar sebuah kasus bisa diselidiki BK. Pertama, harus ada aduan yang masuk dari korban maupun pihak lain yang merasa dirugikan. Kedua, kasus tersebut sudah ramai di media massa.
"Tapi saya sekarang sedang di luar kota, belum mendengar berita itu di koran cetak atau elektronik," ungkapnya.
Sebelumnya, beredar pesan melalui broadcast message yang berbunyi: "Bantu broadcast untuk menegakkan keadilan dan memberantas keegoisan oknum DPR.td sore diterminal kedatangan internasional bandara soekarno hatta,oknum anggota dewan kita yg terhormat dgn gagah berani menunjukkan egonya menampar petugas beacukai dan membentak bahwa dia adalah anggota dewan hanya karena tidak mau disuruh antri pada saat pergantian shift sholat magrib.oknum tersebut bernama Andi Taufan Tiro komisi V DPR tercinta!"
Taufan telah membantah kronologi kejadian yang tersebar lewat BBM sejak Rabu (22/2) malam itu. Dia mengaku peristiwa yang terjadi pada Selasa (21/2) sore itu hanya diwarnai insiden pendorongan, tidak ada penamparan. Taufan menjelaskan kejadian itu dipicu antrean yang terjadi di bandara. Dia pun siap bertanggung jawab dan menjelaskannya ke BK.
(mad/mad)
"Belum ada laporan sampai sekarang, jadi belum ada (penyelidikan)," kata ketua BK DPR, M Prakosa, kepada detikcom, Jumat (25/2/2012).
Menurut politisi PDI Perjuangan ini, ada dua cara agar sebuah kasus bisa diselidiki BK. Pertama, harus ada aduan yang masuk dari korban maupun pihak lain yang merasa dirugikan. Kedua, kasus tersebut sudah ramai di media massa.
"Tapi saya sekarang sedang di luar kota, belum mendengar berita itu di koran cetak atau elektronik," ungkapnya.
Sebelumnya, beredar pesan melalui broadcast message yang berbunyi: "Bantu broadcast untuk menegakkan keadilan dan memberantas keegoisan oknum DPR.td sore diterminal kedatangan internasional bandara soekarno hatta,oknum anggota dewan kita yg terhormat dgn gagah berani menunjukkan egonya menampar petugas beacukai dan membentak bahwa dia adalah anggota dewan hanya karena tidak mau disuruh antri pada saat pergantian shift sholat magrib.oknum tersebut bernama Andi Taufan Tiro komisi V DPR tercinta!"
Taufan telah membantah kronologi kejadian yang tersebar lewat BBM sejak Rabu (22/2) malam itu. Dia mengaku peristiwa yang terjadi pada Selasa (21/2) sore itu hanya diwarnai insiden pendorongan, tidak ada penamparan. Taufan menjelaskan kejadian itu dipicu antrean yang terjadi di bandara. Dia pun siap bertanggung jawab dan menjelaskannya ke BK.
(mad/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 12:40 WIB
Tim Arkeolog Temukan Batu Unik Ukuran 3,5 Cm di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 12:26 WIB
LBH Jakarta: 14 Tahun Reformasi, Hukum Indonesia Alami 3 Kemunduran
-
Senin, 21/05/2012 12:15 WIB
Ketika Mental Dipersiapkan Demi Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:14 WIB
Rapimnasus Golkar Akan Bahas Mekanisme Pemilihan Cawapres Ical
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
KNKT Tetap Teruskan Pencarian FDR Sukhoi di Gunung Salak
-
Senin, 21/05/2012 10:45 WIB
Bantu Evakuasi Sukhoi, Mapala UI Dapat Segepok Duit Dibungkus Koran
-
Senin, 21/05/2012 11:33 WIB
Demi Memori Terakhir, Keluarga Korban Sukhoi Aan Tak akan Lihat Jasad
-
Senin, 21/05/2012 11:06 WIB
Jika Tak Kuat, Keluarga Disarankan Tak Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 11:06 WIB
Pencarian FDR Sukhoi Distop, Pasukan RI & Rusia Ditarik
-
696 Komentar
-
437 Komentar
-
356 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
