Masih Periksa Pihak Lain, KPK Belum Akan Periksa Angie untuk Hambalang
Jumat, 24/02/2012 19:56 WIB
Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Angelina Sondakh sebagai tersangka dalam kasus wisma atlet. Seiring dengan itu, KPK juga membuka peluang untuk memeriksa Angie, panggilan Angelina Sondakh, terkait kasus Hambalang.
"Kalau diperlukan kita mintai keterangan (Angie terkait kasus Hambalang)," kata juru bicara KPK, Johan Budi SP, di kantornya Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/02/2012).
Namun, keterangan Angie sampai saat ini dinilai KPK belum dibutuhkan. "Sampai hari ini belum," lanjut Johan. Angie diduga tahu soal proyek Hambalang itu.
Hal yang sama juga berlaku untuk politisi DPR terkait kasus yang sama. Sampai saat ini belum ada wakil rakyat yang diperiksa. Proyek Hambalang yakni proyek kawasan olahraga di daerah Hambalang, Sentul. Diduga ada mark-up dalam proyek yang digarap Nazaruddin itu.
"Belum ada. Masih baru pegawai-pegawai, pihak swasta, dan konsultan," jelas Johan.
Terkait kasusnya sendiri, hingga saat ini KPK masih terus melakukan penyelidikan. Beberapa pihak telah dimintai keterangan guna mencapai simpulan apakah kasus ini akan naik ke proses penyidikan atau tidak.
"(Yang telah dimintai keterangan) ada dari Kemenpora, pihak Konsultan, BPN Jabar, Nazaruddin sudah pernah, serta pihak-pihak lain," tandas Johan.
Namun, Johan tidak merinci detail nama setiap terperiksa yang telah dipanggil KPK.
(ans/ndr)
"Kalau diperlukan kita mintai keterangan (Angie terkait kasus Hambalang)," kata juru bicara KPK, Johan Budi SP, di kantornya Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/02/2012).
Namun, keterangan Angie sampai saat ini dinilai KPK belum dibutuhkan. "Sampai hari ini belum," lanjut Johan. Angie diduga tahu soal proyek Hambalang itu.
Hal yang sama juga berlaku untuk politisi DPR terkait kasus yang sama. Sampai saat ini belum ada wakil rakyat yang diperiksa. Proyek Hambalang yakni proyek kawasan olahraga di daerah Hambalang, Sentul. Diduga ada mark-up dalam proyek yang digarap Nazaruddin itu.
"Belum ada. Masih baru pegawai-pegawai, pihak swasta, dan konsultan," jelas Johan.
Terkait kasusnya sendiri, hingga saat ini KPK masih terus melakukan penyelidikan. Beberapa pihak telah dimintai keterangan guna mencapai simpulan apakah kasus ini akan naik ke proses penyidikan atau tidak.
"(Yang telah dimintai keterangan) ada dari Kemenpora, pihak Konsultan, BPN Jabar, Nazaruddin sudah pernah, serta pihak-pihak lain," tandas Johan.
Namun, Johan tidak merinci detail nama setiap terperiksa yang telah dipanggil KPK.
(ans/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 12:15 WIB
Ketika Mental Dipersiapkan Demi Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:14 WIB
Rapimnasus Golkar Akan Bahas Mekanisme Pemilihan Cawapres Ical
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
KNKT Tetap Teruskan Pencarian FDR Sukhoi di Gunung Salak
-
Senin, 21/05/2012 12:06 WIB
14 Tahun Reformasi, Saatnya Mahasiswa Menggalang Kekuatan Era Digital
-
Senin, 21/05/2012 12:03 WIB
Keluarga Korban Sukhoi: Tutup Gunung Salak, Buka Isi Black Box
-
Senin, 21/05/2012 10:45 WIB
Bantu Evakuasi Sukhoi, Mapala UI Dapat Segepok Duit Dibungkus Koran
-
Senin, 21/05/2012 11:06 WIB
Jika Tak Kuat, Keluarga Disarankan Tak Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 11:06 WIB
Pencarian FDR Sukhoi Distop, Pasukan RI & Rusia Ditarik
-
Senin, 21/05/2012 11:33 WIB
Demi Memori Terakhir, Keluarga Korban Sukhoi Aan Tak akan Lihat Jasad
-
696 Komentar
-
436 Komentar
-
356 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
