Minus John Kei, Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Ayung di Swiss-Belhotel
Jumat, 24/02/2012 18:21 WIB
Jakarta
Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel, Ayung alias Tan Hari Tantono di Siwss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Rekonstruksi dijaga ketat puluhan anggota Brimob Polda Metro Jaya.
Sekitar pukul 17.30 WIB, Jumat (23/2/2012) sekitar 10 mobil polisi mulai berdatangan ke lokasi kejadian bersama satu unit mobil Inafis. Lima tersangka, kecuali John Kei dibawa ke lokasi kejadian.
Kasubdit Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Helmy Santika datang ke lokasi bersama puluhan anggotanya. Para tersangka digelandang masuk ke kamar hotel melalui pintu barat.
Aparat Brimob sudah siaga di lokasi satu jam sebelum rekonstruksi dimulai. Sementara hotel mulai disterilisasi sekitar tiga puluh menit sebelum kejadian.
Pihak hotel melarang masuk wartawan yang hendak meliput jalannya rekonstruksi. Sejumlah wartawan yang sudah berada di dalam hotel sejak satu jam sebelum aparat datang, diusir menjelang rekonstruksi digelar.
"Kami saat ini restricted pada media karena polisi akan datang. Untuk itu silakan keluar," kata PR Swiss-Belhotel, Arini kepada wartawan yang ada di dalam hotel.
Saat sejumlah wartawan masuk ke dalam hotel, petugas hotel menggeledah barang bawaan tamu. Tas diteliti betul di setiap kantung. Hal ini kontras dengan kejadian pembunuhan Ayung di kamar 2701 hotel tersebut pada Selasa (27/1) lalu. Segerombolan pelaku datang ke lokasi secara bergantian sambil membawa senjata tajam.
(mei/ndr)
Sekitar pukul 17.30 WIB, Jumat (23/2/2012) sekitar 10 mobil polisi mulai berdatangan ke lokasi kejadian bersama satu unit mobil Inafis. Lima tersangka, kecuali John Kei dibawa ke lokasi kejadian.
Kasubdit Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Helmy Santika datang ke lokasi bersama puluhan anggotanya. Para tersangka digelandang masuk ke kamar hotel melalui pintu barat.
Aparat Brimob sudah siaga di lokasi satu jam sebelum rekonstruksi dimulai. Sementara hotel mulai disterilisasi sekitar tiga puluh menit sebelum kejadian.
Pihak hotel melarang masuk wartawan yang hendak meliput jalannya rekonstruksi. Sejumlah wartawan yang sudah berada di dalam hotel sejak satu jam sebelum aparat datang, diusir menjelang rekonstruksi digelar.
"Kami saat ini restricted pada media karena polisi akan datang. Untuk itu silakan keluar," kata PR Swiss-Belhotel, Arini kepada wartawan yang ada di dalam hotel.
Saat sejumlah wartawan masuk ke dalam hotel, petugas hotel menggeledah barang bawaan tamu. Tas diteliti betul di setiap kantung. Hal ini kontras dengan kejadian pembunuhan Ayung di kamar 2701 hotel tersebut pada Selasa (27/1) lalu. Segerombolan pelaku datang ke lokasi secara bergantian sambil membawa senjata tajam.
(mei/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
