Wah! Kapolri Promosikan Raja Erizman, Edmond Ilyas, dan Budi Gunawan
Jumat, 24/02/2012 10:25 WIB
Ramses/detikcom.
Jakarta
Mutasi besar-besaran terjadi di tubuh kepolisian. Menariknya, sejumlah nama jenderal yang dahulu pernah disebut-sebut terkait kasus malah diberi promosi jabatan oleh Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo. Entah apa alasannya, pastinya jenderal itu kini akan mendapat posisi baru.
Dalam fotokopi telegram rahasia (TR) bernomor ST/379/II/2012 tanggal 23 Februari 2012 yang beredar di wartawan, Jumat (24/2/2012), tertulis Brigjen Edmond Ilyas yang sebelumnya menjadi staf ahli Kapolri kini dipromosikan menjadi analis kebijakan utama bidang sosek sahli Kapolri.
Kemudian Brigjen Raja Erizman yang dahulu menjadi staf ahli Kapolri kini menjadi analis kebijakan utama bidang sosbud sahli Kapolri. Dan juga, Kadiv Propam Polri Irjen Budi Gunawan diangkat dalam posisi baru menjadi Kapolda Bali menggantikan Irjen Pol Totoy Herawan Indra.
Edmond Ilyas dan Raja Erizman pernah disebut-sebut terkait dalam kasus Gayus Tambunan. Keduanya bahkan pernah diperiksa Propam Polri atas dugaan menerima uang dalam kasus Gayus. Keduanya dahulu menjabat Direktur Ekonomi Khusus Mabes Polri. Saat itu keduanya pun diberi 'hukuman' dengan dicopot dari jabatannya.
Sedang Budi Gunawan pernah dikait-kaitkan dengan kepemilikan rekening gendut. Mantan ajudan Megawati ini disebut-sebut masuk dalam laporan PPATK. Namun baik Budi dan Mabes Polri sudah membantah soal rekening gendut itu.
(ndr/asy)
Dalam fotokopi telegram rahasia (TR) bernomor ST/379/II/2012 tanggal 23 Februari 2012 yang beredar di wartawan, Jumat (24/2/2012), tertulis Brigjen Edmond Ilyas yang sebelumnya menjadi staf ahli Kapolri kini dipromosikan menjadi analis kebijakan utama bidang sosek sahli Kapolri.
Kemudian Brigjen Raja Erizman yang dahulu menjadi staf ahli Kapolri kini menjadi analis kebijakan utama bidang sosbud sahli Kapolri. Dan juga, Kadiv Propam Polri Irjen Budi Gunawan diangkat dalam posisi baru menjadi Kapolda Bali menggantikan Irjen Pol Totoy Herawan Indra.
Edmond Ilyas dan Raja Erizman pernah disebut-sebut terkait dalam kasus Gayus Tambunan. Keduanya bahkan pernah diperiksa Propam Polri atas dugaan menerima uang dalam kasus Gayus. Keduanya dahulu menjabat Direktur Ekonomi Khusus Mabes Polri. Saat itu keduanya pun diberi 'hukuman' dengan dicopot dari jabatannya.
Sedang Budi Gunawan pernah dikait-kaitkan dengan kepemilikan rekening gendut. Mantan ajudan Megawati ini disebut-sebut masuk dalam laporan PPATK. Namun baik Budi dan Mabes Polri sudah membantah soal rekening gendut itu.
(ndr/asy)
Baca Juga
- Kapolri Beri Promosi Jenderal 'Bermasalah', Reformasi Polri Tak Sukses
- Pimpinan DPR & Lembaga Penegak Hukum Bertemu Bahas Pencegahan Korupsi
- Facebook Eks Kapolresta Cirebon Di-hack, Pelaku Minta Isi Pulsa
- Soal Polisi Punya Harley, Kapolri: Itu Hanya Pinjam
- Kabareskrim Tantang Bukti Adanya Rekening Gendut Polri
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 11:20 WIB
BK Belum Juga Bersikap Terkait Video Mesum Mirip Anggota DPR
-
Senin, 21/05/2012 11:07 WIB
Kasus Korupsi Pembangunan Dermaga, KPK Cecar 4 Anggota DPRD Cilegon
-
Senin, 21/05/2012 11:06 WIB
Pencarian FDR Sukhoi Distop, Pasukan RI & Rusia Ditarik
-
Senin, 21/05/2012 11:06 WIB
Jika Tak Kuat, Keluarga Disarankan Tak Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 10:59 WIB
Ari Sigit Diperiksa Terkait Penggelapan Dana Proyek Rp 2,5 M
-
Senin, 21/05/2012 10:45 WIB
Bantu Evakuasi Sukhoi, Mapala UI Dapat Segepok Duit Dibungkus Koran
-
Senin, 21/05/2012 08:40 WIB
Tim Gabungan Kembali Temukan Parasut dari Lokasi Jatuhnya Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 10:11 WIB
Terlibat Cinta Segitiga, Pria Beristri Bunuh Diri
-
Senin, 21/05/2012 09:02 WIB
Hindari Trauma, Jasad Edward akan Dilihat Keluarga Laki-laki Saja
-
736 Komentar
-
483 Komentar
-
405 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 2,776.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
