detikcom

AS Nyatakan JAT Pimpinan Ba'asyir Sebagai Organisasi Teroris

Nurul Hidayati - detikNews
Jumat, 24/02/2012 08:37 WIB
Jakarta Isu terorisme tak ada habisnya. Departemen Luar Negeri AS secara resmi memasukkan lembaga Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) yang dipimpin Abu Bakar Ba'asyir sebagai organisasi teroris asing, yang mencoba melakukan serangan di Indonesia.

Deplu AS pada Kamis (23/2/2012) waktu setempat sebagaimana dilansir AFP, menyebutkan organisasi berusia 3 tahun itu berada di balik serangan bom di sebuah gereja di Jawa pada September 2011, serangan mematikan pada polisi-polisi, dan perampokan-perampokan bank yang bertujuan untuk mengumpulkan uang guna mendapatkan persenjataan dan material bom.
"JAT berusaha untuk mendirikan negara Islam di Indonesia, dan telah melakukan sejumlah serangan pada personel pemerintah Indonesia dan warga sipil untuk mencapai tujuan ini," kata Deplu AS dalam sebuah pernyataan.

Sekadar diketahui, Polri menyebut para terduga teroris yang terlibat bom Cirebon dan Solo dibaiat oleh Ustad Abu Bakar Ba'asyir. Namun sang ustad, menolak dilibatkan dalam aksi-aksi tersebut. Ba'asyir justru menuding, jaringan itu didikan seorang ustad beraliran keras di Cirebon.

"Itu omong kosong, kan baiatnya banyak orang. Tapi JAT kan tidak berbuat itu dan mengajak yang gitu-gituan (aksi pengeboman)," kata Ba'asyir saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunoyono, Jakarta Selatan, Senin (3/10/2011). (Sementara itu, sejumlah personel JAT yang dikontak detikcom untuk mengkonfirmasi kebijakan Deplu AS itu, ponselnya mati).


(nrl/vit)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini