3 Penyerang di RSPAD Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Jumat, 24/02/2012 01:24 WIB
Jakarta
Penyidik Polres Jakarta Pusat telah menetapkan tiga tersangka dalan kasus penyerangan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Ketiga tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.
"Mereka sudah merencanakan, sehingga kita jerat dengan pasal pembunuhan berencana," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Angesta Romano Yoyol kepada wartawan di Mapolres Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2012).
Yoyol mengatakan pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP jo pasal 338 jo pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP, Hengky Haryadi, mengatakan indikasi pembunuhan berencana karena pelaku datang dengan segerombolan orang.
"Berarti kan sudah ada komunikasi sebelumnya," kata Hengky.
Pelaku juga telah mempersenjatai diri dengan senjata tajam sebelum menyerang ke rumah duka RSPA Gatot Subroto. "Mereka juga bawa senjata," imbuh Hengky.
Seperti diketahui, puluhan orang tiba-tiba menyerang kerumah duka RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis dini hari. Para pelaku menyerang kelompok korban dengan senjata tajam.
Dua orang tewas dalam peristiwa tersebut. Sementara empat lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Para korban saat itu tengah melayat keluarganya yang meninggal di RSPAD karena sakit kanker.
Tidak butuh waktu lama, polisi langsung mengamankan 7 orang pascakejadian itu (sebelumnya disebut 6 orang). Tiga orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.
(mei/vta)
"Mereka sudah merencanakan, sehingga kita jerat dengan pasal pembunuhan berencana," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Angesta Romano Yoyol kepada wartawan di Mapolres Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2012).
Yoyol mengatakan pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP jo pasal 338 jo pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP, Hengky Haryadi, mengatakan indikasi pembunuhan berencana karena pelaku datang dengan segerombolan orang.
"Berarti kan sudah ada komunikasi sebelumnya," kata Hengky.
Pelaku juga telah mempersenjatai diri dengan senjata tajam sebelum menyerang ke rumah duka RSPA Gatot Subroto. "Mereka juga bawa senjata," imbuh Hengky.
Seperti diketahui, puluhan orang tiba-tiba menyerang kerumah duka RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis dini hari. Para pelaku menyerang kelompok korban dengan senjata tajam.
Dua orang tewas dalam peristiwa tersebut. Sementara empat lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Para korban saat itu tengah melayat keluarganya yang meninggal di RSPAD karena sakit kanker.
Tidak butuh waktu lama, polisi langsung mengamankan 7 orang pascakejadian itu (sebelumnya disebut 6 orang). Tiga orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.
(mei/vta)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 23:08 WIB
Kabupaten OKI Terpilih Sebagai Jaringan Kota Hijau Dunia
-
Selasa, 22/05/2012 22:55 WIB
Menkeu Cek Soal Lolosnya 315 Kg Sabu dari Bea Cukai
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
227 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
