RI-Prancis
Sophie: Banyak Guna Pertukaran Mahasiswa, Juga Kendala
Kamis, 23/02/2012 22:52 WIB
La Rochelle
Banyak guna mengikuti program pertukaran mahasiswa keluar negeri. Tidak hanya memberikan
kesempatan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing, tetapi juga pengalaman berkarir.
Hal itu disampaikan Dwi Sophiawati Soejitno, mahasiswi master Apllied Foreign Languages, Economics and International Business pada Universite de la Rochelle, Prancis, kepada detikcom Kamis (23/2/2012).
"Melalui jurusan saya diharapkan mampu memperoleh keterampilan mumpuni dalam bidang manajemen, ekonomi internasional dan bahasa Asia yang berkembang di kawasan Asia-Pasifik," ujar Sophie, sapaan akrabnya.
Lanjut Sophie, dia memilih jurusan tersebut karena ingin memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia melalui kerjasama antara Indonesia-Prancis dan Indonesia-New Caledonia.
"Tapi saya warga negara Prancis. Oleh karena Indonesia tidak menerima kewarganegaraan ganda, maka tidak mungkin saya berpartisipasi melalui pemerintahan untuk kontribusi tersebut," imbuh Sophie.
Saat ini mahasiswi yang lahir di New Caledonia, wilayah Prancis di Pasifik, itu sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa dengan Universitas Padjadjaran Bandung selama satu semester.
Peserta program pertukaran ini diharuskan magang selama 3 bulan di suatu perusahaan setelah program ini selesai, sesuai dengan jurusan studi masing-masing. Seperti Sophie, dia harus magang di perusahan dalam bidang ekonomi, finance, marketing atau manajemen.
"Saya masih menunggu respon positif dari beberapa perusahaan di Indonesia. Tetapi tidak seperti yang saya bayangkan, ternyata cukup sulit untuk mendapatkan tempat magang di Indonesia," curhat Sophie.
Kendala-kendala yang dihadapinya itu, tutur Sophie, tak mengurangi hasrat cintanya pada Indonesia. Bahkan sejak ketibaannya di Indonesia, Sophie langsung belajar membatik di Cirebon, lengkap dengan filosofinya.
Selain itu dia mengunjungi beberapa galeri seni di Bandung, berkenalan dengan seniman Bandung yang mengajarinya melukis seperti Anita Yustisia Prianamto dan Angga Aditya Atmadilaga dari Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, Bandung.
Jauh sebelum itu Sophie telah mempelajari kebudayaan Indonesia, terutama tari-tarian, termasuk berbagai tarian Bali. Dara pecinta seni itu bahkan telah mengajar tari Bali di Asia-Pacific Institute (API) untuk para mahasiswa asing.
Sebagai warga Prancis dengan root Indonesia, Sophie ingin menggugah generasi muda Indonesia bahwa apa yang ada di luar negeri belum tentu lebih menarik dari apa yang ada di Indonesia.
"Orisinalitas Indonesia harus lebih dipedulikan dan dari orisinalitas itu memungkinkan untuk suatu hari nanti Indonesia memiliki tempat yang lebih terhormat di tingkat internasional," pesan Sophie.
Berkembang Pesat
Menurut Sophie, pertukaran mahasiswa Universite de la Rochelle dengan universitas di Indonesia telah berkembang pesat sejak 1998. Lebih dari 150 mahasiswa dari Universite de la Rochelle belajar satu semester di sebuah universitas di Indonesia, dan sekitar 50 orang magang di perusahaan Indonesia atau Malaysia.
Sebagai imbalannya, sekitar 100 mahasiswa Indonesia dan 70 mahasiswa Malaysia telah atau masih belajar di La Rochelle, juga beberapa profesor yang diundang sebagai dosen tamu dari universitas mitra di Indonesia untuk mengajar di fakultas Applied Foreign Languages (AFL).
"Puluhan lulusan fakultas AFL telah menemukan pekerjaan di Indonesia maupun Malaysia. Bahkan ada juga yang menciptakan bisnis mereka sendiri," papar Sophie.
Program pertukaran mahasiswa ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing, tetapi juga untuk mendapatkan pengalaman berkarir di luar negeri.
Pada akhir semester, para mitra universitas mentransfer nilai ke fakultas AFL. Nilai itu dikonversi ke dalam European Credits Transfer System (ECTS) atau di Indonesia biasa disebut dengan SKS, sehingga mahasiswa tidak terlambat di dalam kurikulumnya.
Selain mahasiswa, jelas Sophie, secara umum pertukaran akademis antara Indonesia dan Prancis juga meningkat pesat, seiring dengan peningkatan signifikan hubungan bilateral dan kemitraan strategis yang ditandatangani saat kunjungan Perdana Menteri Francois Fillon pada 30/6 dan 1/7/2011.
Kemitraan strategis tersebut sesuai dengan kebijakan Presiden Yudhoyono yang disampaikannya pada kunjungan kenegaraan ke Prancis pada 14/12/2009, yang berfokus pada penguatan kerjasama bilateral dalam politik, keamanan, ekonomi, pengembangan pendidikan dan kebudayaaan, serta perluasan pertukaran antar masyarakat.
"Hal ini juga merupakan faktor penting dalam pengembangan hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa, juga antara Prancis dan ASEAN," pungkas Sophie.
(es/es)
Hal itu disampaikan Dwi Sophiawati Soejitno, mahasiswi master Apllied Foreign Languages, Economics and International Business pada Universite de la Rochelle, Prancis, kepada detikcom Kamis (23/2/2012).
"Melalui jurusan saya diharapkan mampu memperoleh keterampilan mumpuni dalam bidang manajemen, ekonomi internasional dan bahasa Asia yang berkembang di kawasan Asia-Pasifik," ujar Sophie, sapaan akrabnya.
Lanjut Sophie, dia memilih jurusan tersebut karena ingin memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia melalui kerjasama antara Indonesia-Prancis dan Indonesia-New Caledonia.
"Tapi saya warga negara Prancis. Oleh karena Indonesia tidak menerima kewarganegaraan ganda, maka tidak mungkin saya berpartisipasi melalui pemerintahan untuk kontribusi tersebut," imbuh Sophie.
Saat ini mahasiswi yang lahir di New Caledonia, wilayah Prancis di Pasifik, itu sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa dengan Universitas Padjadjaran Bandung selama satu semester.
Peserta program pertukaran ini diharuskan magang selama 3 bulan di suatu perusahaan setelah program ini selesai, sesuai dengan jurusan studi masing-masing. Seperti Sophie, dia harus magang di perusahan dalam bidang ekonomi, finance, marketing atau manajemen.
"Saya masih menunggu respon positif dari beberapa perusahaan di Indonesia. Tetapi tidak seperti yang saya bayangkan, ternyata cukup sulit untuk mendapatkan tempat magang di Indonesia," curhat Sophie.
Kendala-kendala yang dihadapinya itu, tutur Sophie, tak mengurangi hasrat cintanya pada Indonesia. Bahkan sejak ketibaannya di Indonesia, Sophie langsung belajar membatik di Cirebon, lengkap dengan filosofinya.
Selain itu dia mengunjungi beberapa galeri seni di Bandung, berkenalan dengan seniman Bandung yang mengajarinya melukis seperti Anita Yustisia Prianamto dan Angga Aditya Atmadilaga dari Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, Bandung.
Jauh sebelum itu Sophie telah mempelajari kebudayaan Indonesia, terutama tari-tarian, termasuk berbagai tarian Bali. Dara pecinta seni itu bahkan telah mengajar tari Bali di Asia-Pacific Institute (API) untuk para mahasiswa asing.
Sebagai warga Prancis dengan root Indonesia, Sophie ingin menggugah generasi muda Indonesia bahwa apa yang ada di luar negeri belum tentu lebih menarik dari apa yang ada di Indonesia.
"Orisinalitas Indonesia harus lebih dipedulikan dan dari orisinalitas itu memungkinkan untuk suatu hari nanti Indonesia memiliki tempat yang lebih terhormat di tingkat internasional," pesan Sophie.
Berkembang Pesat
Menurut Sophie, pertukaran mahasiswa Universite de la Rochelle dengan universitas di Indonesia telah berkembang pesat sejak 1998. Lebih dari 150 mahasiswa dari Universite de la Rochelle belajar satu semester di sebuah universitas di Indonesia, dan sekitar 50 orang magang di perusahaan Indonesia atau Malaysia.
Sebagai imbalannya, sekitar 100 mahasiswa Indonesia dan 70 mahasiswa Malaysia telah atau masih belajar di La Rochelle, juga beberapa profesor yang diundang sebagai dosen tamu dari universitas mitra di Indonesia untuk mengajar di fakultas Applied Foreign Languages (AFL).
"Puluhan lulusan fakultas AFL telah menemukan pekerjaan di Indonesia maupun Malaysia. Bahkan ada juga yang menciptakan bisnis mereka sendiri," papar Sophie.
Program pertukaran mahasiswa ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing, tetapi juga untuk mendapatkan pengalaman berkarir di luar negeri.
Pada akhir semester, para mitra universitas mentransfer nilai ke fakultas AFL. Nilai itu dikonversi ke dalam European Credits Transfer System (ECTS) atau di Indonesia biasa disebut dengan SKS, sehingga mahasiswa tidak terlambat di dalam kurikulumnya.
Selain mahasiswa, jelas Sophie, secara umum pertukaran akademis antara Indonesia dan Prancis juga meningkat pesat, seiring dengan peningkatan signifikan hubungan bilateral dan kemitraan strategis yang ditandatangani saat kunjungan Perdana Menteri Francois Fillon pada 30/6 dan 1/7/2011.
Kemitraan strategis tersebut sesuai dengan kebijakan Presiden Yudhoyono yang disampaikannya pada kunjungan kenegaraan ke Prancis pada 14/12/2009, yang berfokus pada penguatan kerjasama bilateral dalam politik, keamanan, ekonomi, pengembangan pendidikan dan kebudayaaan, serta perluasan pertukaran antar masyarakat.
"Hal ini juga merupakan faktor penting dalam pengembangan hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa, juga antara Prancis dan ASEAN," pungkas Sophie.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 21/05/2012 10:39 WIB
Pemerintah akan Serahkan Jenazah Korban Sukhoi ke Keluarga Rabu Pagi
-
Senin, 21/05/2012 10:26 WIB
Tiket Kereta Api untuk H-3 Lebaran Ludes Terjual
-
Senin, 21/05/2012 10:24 WIB
Kisah Evakuasi Sukhoi, Marinir Berangkat dengan Bekal 3 Hari
-
Senin, 21/05/2012 10:19 WIB
Reformasi Indonesia Harus Dimulai dari Partai Politik
-
Senin, 21/05/2012 10:05 WIB
Kasus Neneng, KPK Kembali Panggil Direktur PT Anugrah Nusantara
-
Senin, 21/05/2012 08:40 WIB
Tim Gabungan Kembali Temukan Parasut dari Lokasi Jatuhnya Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 10:11 WIB
Terlibat Cinta Segitiga, Pria Beristri Bunuh Diri
-
Senin, 21/05/2012 08:40 WIB
Jadi yang Pertama tiba di Lokasi Kecelakaan Sukhoi, Mapala UI Upacara Bareng Marinir
-
Senin, 21/05/2012 09:02 WIB
Hindari Trauma, Jasad Edward akan Dilihat Keluarga Laki-laki Saja
-
736 Komentar
-
483 Komentar
-
406 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,776.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
