Wasekjen PD Sesalkan Tindakan Ferry Mensomasi TvOne dan Metro TV
Kamis, 23/02/2012 20:27 WIB
Jakarta
Tindakan Wakil Sekretaris Komisi Pemenangan Pemilu DPP PD, Ferry Juliantono yang mengadukan Metro TV dan TvOne ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ternyata disesalkan oleh Wasekjen PD, Ramadhan Pohan. Menurutnya sebelum melakukan somasi seharusnya Ferry terlebih dahulu berkonsultasi ke partai.
"Seharusnya kalau mensomasi media, dibicarakan dulu di rapat fraksi. Padahal di rapat fraksi kita tidak membicarakan soal pemboikotan atau somasi kepada media," terang Ramadhan Pohan, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Menurutnya, partainya tidak pernah berfikir untuk mensomasi media. Dirinya menilai, Demokrat bisa menjadi sebesar sekarang juga karena peran media sehingga tidak seharusnya memboikot media tertentu.
"Yang jelas, ketua umum dan sekjen nggak tau tentang somasi itu," tegasnya.
Ramadhan, menambahkan apabila memang mau ada evaluasi mengenai stasiun tv tersebut lebih kepada penayangan sejumlah program yang mempromosikan kelompok atau orang tertentu. Menurutnya, karena dua stasiun tv tersebut berada di frekuensi publik seharusnya tidak digunakan untuk sekelompok orang atau golongan.
"Misalnya, Metro TV seharusnya tidak boleh menggunakan frekuensinya untuk kepentingan Nasdem dan Surya Paloh, begitu juga TvOne, tidak boleh menggunakan frekuensinya untuk Aburizal Bakrie dan Golkar. Karena frekuensi itu milik publik. Seharusnya frekuensi itu digunakan untuk kepentingan publik, bukan kelompok tertentu. Tapi untuk menilai itu bukan ranahnya Demokrat, itu ranah KPI," imbuhnya.
Sebelumnya, Partai Demokrat (PD) merasa dirugikan oleh pemberitaan beberapa media televisi yang mereka anggap kerap memojokkan partai berlambang 'mercy' tersebut. Atas hal tersebut, PD mengadukan dua stasiun televisi swasta ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Dalam pengaduannya ke KPI, PD mempermasalahkan status pemilik dari dua stasiun tersebut. Menurut mereka, kepemilikan TvOne dan Metro TV yang dimiliki pihak terkait dengan partai politik mempengarui objektifitas pemberitaan kedua media tersebut.
(riz/ndr)
"Seharusnya kalau mensomasi media, dibicarakan dulu di rapat fraksi. Padahal di rapat fraksi kita tidak membicarakan soal pemboikotan atau somasi kepada media," terang Ramadhan Pohan, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Menurutnya, partainya tidak pernah berfikir untuk mensomasi media. Dirinya menilai, Demokrat bisa menjadi sebesar sekarang juga karena peran media sehingga tidak seharusnya memboikot media tertentu.
"Yang jelas, ketua umum dan sekjen nggak tau tentang somasi itu," tegasnya.
Ramadhan, menambahkan apabila memang mau ada evaluasi mengenai stasiun tv tersebut lebih kepada penayangan sejumlah program yang mempromosikan kelompok atau orang tertentu. Menurutnya, karena dua stasiun tv tersebut berada di frekuensi publik seharusnya tidak digunakan untuk sekelompok orang atau golongan.
"Misalnya, Metro TV seharusnya tidak boleh menggunakan frekuensinya untuk kepentingan Nasdem dan Surya Paloh, begitu juga TvOne, tidak boleh menggunakan frekuensinya untuk Aburizal Bakrie dan Golkar. Karena frekuensi itu milik publik. Seharusnya frekuensi itu digunakan untuk kepentingan publik, bukan kelompok tertentu. Tapi untuk menilai itu bukan ranahnya Demokrat, itu ranah KPI," imbuhnya.
Sebelumnya, Partai Demokrat (PD) merasa dirugikan oleh pemberitaan beberapa media televisi yang mereka anggap kerap memojokkan partai berlambang 'mercy' tersebut. Atas hal tersebut, PD mengadukan dua stasiun televisi swasta ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Dalam pengaduannya ke KPI, PD mempermasalahkan status pemilik dari dua stasiun tersebut. Menurut mereka, kepemilikan TvOne dan Metro TV yang dimiliki pihak terkait dengan partai politik mempengarui objektifitas pemberitaan kedua media tersebut.
(riz/ndr)
Baca Juga
- Diadukan PD ke KPI, tvOne: Berita Itu Fakta, Tak Ada Kepentingan Golkar
- Mega Ajak Kader PDIP Kobarkan Dedication of Life Demi Indonesia Raya
- Partai Demokrat Adukan 2 Stasiun TV Swasta ke KPI
- KPK & Kejagung Sepakat 'Berbagi Porsi' Kasus Nazaruddin
- KPK Percaya Rosa Dibanding Angie, Mahyuddin dan Mallarangeng
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 17/05/2012 02:33 WIB
Bocah 12 Tahun Menangis Gara-gara Tertangkap Curi Helm Anggota Brimob
-
Kamis, 17/05/2012 01:44 WIB
Wamen Denny Pesimistis Kasus Rekening Gendut Polri Bisa Terungkap
-
Kamis, 17/05/2012 01:06 WIB
Truk Semen Tersangkut Pembatas Jalan di Ciputat, Lalin Macet
-
Kamis, 17/05/2012 00:16 WIB
Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Dekat Gunung Lokon
-
Rabu, 16/05/2012 23:49 WIB
Jelang Tengah Malam, Sejumlah Ruas Jalan di Ibukota Masih Padat Merayap
-
Kamis, 17/05/2012 03:07 WIB
Hari Ketiga di RS Polri, John Kei Jalani Tahap Pemulihan
-
Kamis, 17/05/2012 02:33 WIB
Bocah 12 Tahun Menangis Gara-gara Tertangkap Curi Helm Anggota Brimob
-
Rabu, 16/05/2012 05:01 WIB
Ini Alasan Yogi Upload Foto Palsu Korban Sukhoi
-
Rabu, 16/05/2012 03:19 WIB
Fakta Mengejutkan Soal Sukhoi Superjet 100
-
366 Komentar
-
307 Komentar
-
293 Komentar
-
264 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Senin, 14/05/2012 09:10 WIB
Sukhoi Maut & Misteri Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 472.000
- Rp 2,771.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





.jpg)


Sending your message




_(baru).gif)


(2).gif)
.gif)
