Lho! DPR Protes PPATK Umumkan Temuan Transaksi Mencurigakan
Kamis, 23/02/2012 17:18 WIB
Jakarta
Temuan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyebutkan ada 2.000 transaksi mencurigakan anggota DPR ternyata menuai protes. DPR menilai apa yang dilakukan oleh PPATK ini membuat anggota DPR tersinggung karena ini telah merusak citra DPR di mata masyarakat.
"Kami tidak ada masalah dengan temuan itu. Hanya dengan posisi seperti ini pejabat PPATK tidak boleh saling melemahkan departemen atau lembaga lain. DPR ini juga memiliki citra baik di masyarakat," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR dari Partai Demokrat, Achasanul Qosasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Menurutnya apa yang dilakukan oleh PPATK sudah baik, namun ia menilai seharusnya PPATK tidak buru-buru untuk mengumumkan temuan tersebut ke media.
Senada dengan Achsanul, Wakil Ketua Komisi III dari PKS, Nasir Djamil menyatakan PPATK seharusnya jangan melemparkan issue yang belum tentu ada kebenarannya. Nasir menambahkan, pihaknya tetap menerima temuan tersebut sebagai bahan masukan bagi DPR.
"Ini perlu menjadi catatan kita ke depan. Mudah-mudahan kita bisa lakukan secara berkesinambungan dan meyakinkan publik bukan untuk membuat benteng melindungi diri kita sendiri tapi untuk membangun benteng bagi lembaga ini," jelasnya.
Sebelumnya, PPATK menyatakan sedang menganalisis terhadap 2.000 rekening anggota DPR. Namun pernyataan yang ditulis dalam jawaban resmi PPATK ini dicoret dengan stabilo hitam.
"Saat ini PPATK sedang melakukan proses atas lebih dari 2.000 laporan terkait dengan anggota DPR dimanta mayoritas transaksi dilakukan oleh anggota Banggar DPR," tulis Ketua PPATK M Yusuf dalam materi rapat dengar pendapat PPATK dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/2) lalu. Tulisan tersebut dicoret stabilo warna hitam.
Saat dikonfirmasi anggota DPR, Ketua PPATK memberikan penjelasan. Bahwa pernyataan tersebut tak dibuka sekarang karena proses analisis masih berlangsung.
(riz/ndr)
"Kami tidak ada masalah dengan temuan itu. Hanya dengan posisi seperti ini pejabat PPATK tidak boleh saling melemahkan departemen atau lembaga lain. DPR ini juga memiliki citra baik di masyarakat," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR dari Partai Demokrat, Achasanul Qosasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Menurutnya apa yang dilakukan oleh PPATK sudah baik, namun ia menilai seharusnya PPATK tidak buru-buru untuk mengumumkan temuan tersebut ke media.
Senada dengan Achsanul, Wakil Ketua Komisi III dari PKS, Nasir Djamil menyatakan PPATK seharusnya jangan melemparkan issue yang belum tentu ada kebenarannya. Nasir menambahkan, pihaknya tetap menerima temuan tersebut sebagai bahan masukan bagi DPR.
"Ini perlu menjadi catatan kita ke depan. Mudah-mudahan kita bisa lakukan secara berkesinambungan dan meyakinkan publik bukan untuk membuat benteng melindungi diri kita sendiri tapi untuk membangun benteng bagi lembaga ini," jelasnya.
Sebelumnya, PPATK menyatakan sedang menganalisis terhadap 2.000 rekening anggota DPR. Namun pernyataan yang ditulis dalam jawaban resmi PPATK ini dicoret dengan stabilo hitam.
"Saat ini PPATK sedang melakukan proses atas lebih dari 2.000 laporan terkait dengan anggota DPR dimanta mayoritas transaksi dilakukan oleh anggota Banggar DPR," tulis Ketua PPATK M Yusuf dalam materi rapat dengar pendapat PPATK dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/2) lalu. Tulisan tersebut dicoret stabilo warna hitam.
Saat dikonfirmasi anggota DPR, Ketua PPATK memberikan penjelasan. Bahwa pernyataan tersebut tak dibuka sekarang karena proses analisis masih berlangsung.
(riz/ndr)
Baca Juga
- Nah! Coffee Shop Tempat Transaksi Calo Anggaran di DPR Akan Digusur
- Hasil Telaah 2.000 Transaksi Mencurigakan Anggota DPR Akan Disetor ke KPK
- Abdul Kadir Karding Dicopot Dari Ketua Komisi VIII
- Apapun Alasannya, Anggota DPR Harus Mau Antre di Bandara
- Insiden dengan Bea & Cukai, Priyo: Anggota DPR Jangan Arogan!
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 17/05/2012 02:33 WIB
Bocah 12 Tahun Menangis Gara-gara Tertangkap Curi Helm Anggota Brimob
-
Kamis, 17/05/2012 01:44 WIB
Wamen Denny Pesimistis Kasus Rekening Gendut Polri Bisa Terungkap
-
Kamis, 17/05/2012 01:06 WIB
Truk Semen Tersangkut Pembatas Jalan di Ciputat, Lalin Macet
-
Kamis, 17/05/2012 00:16 WIB
Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Dekat Gunung Lokon
-
Rabu, 16/05/2012 23:49 WIB
Jelang Tengah Malam, Sejumlah Ruas Jalan di Ibukota Masih Padat Merayap
-
Kamis, 17/05/2012 03:07 WIB
Hari Ketiga di RS Polri, John Kei Jalani Tahap Pemulihan
-
Kamis, 17/05/2012 02:33 WIB
Bocah 12 Tahun Menangis Gara-gara Tertangkap Curi Helm Anggota Brimob
-
Rabu, 16/05/2012 05:01 WIB
Ini Alasan Yogi Upload Foto Palsu Korban Sukhoi
-
Rabu, 16/05/2012 03:19 WIB
Fakta Mengejutkan Soal Sukhoi Superjet 100
-
366 Komentar
-
307 Komentar
-
293 Komentar
-
264 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Senin, 14/05/2012 09:10 WIB
Sukhoi Maut & Misteri Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 472.000
- Rp 2,771.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





.jpg)


Sending your message




_(baru).gif)


(2).gif)
.gif)
