Demo Pembakaran Alquran Tewaskan 9 Orang di Afghanistan
Kamis, 23/02/2012 14:20 WIB
Unjuk rasa di Afghanistan (Xinhua)
Kabul
Korban tewas dalam aksi unjuk rasa anti-Amerika Serikat (AS) di Afghanistan bertambah menjadi 9 orang. Sedangkan puluhan orang lainnya luka-luka dalam aksi yang memprotes pembakaran Alquran oleh pasukan NATO di Afghanistan ini.
Warga Afghanistan yang marah dengan tindakan pasukan NATO tersebut langsung turun ke jalan-jalan di Kabul, ibukota Afghan dan di Kota Jalalabad, Afghanistan Timur, sejak Selasa (21/2) kemarin.
Para demonstran melemparkan batu-batu ke pangkalan militer AS, Camp Phoenix, di Kabul. Sementara di Kota Jalalabad, lebih dari 1.000 demonstran memblokir jalan tol sembari meneriakkan "Matilah Amerika, Matilah Obama."
Dalam aksi demo di luar Kamp Phoenix, Kabul, 1 orang demonstran tewas ditembak. "Sebagai akibat penembakan pengawal asing Kamp Phoenix, satu rekan sebangsa kita tewas dan sekitar 10 orang lainnya luka-luka," tutur seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, seperti dilansir oleh AFP, Kamis (23/2/2012).
Para demonstran yang melakukan long march ke pusat kota, juga melakukan pembakaran mobil dan menyerang toko-toko yang mereka lewati. Namun usaha ini dihadang oleh polisi anti huru-hara.
Sementara itu, sebanyak 6 orang demonstran dilaporkan tewas di Provinsi Parwan. Sebanyak 13 orang lainnya mengalami luka-luka. Juru bicara otoritas setempat menuturkan, tembakan dilakukan karena para demonstran menyerang polisi dengan batu dan bahkan beberapa dari mereka membawa senjata.
Kemudian di Jalalabad, dilaporkan seorang pendemo tewas. Di wilayah Baraki Barak, Provinsi Logar, dilaporkan seorang pendemo tewas saat berunjuk rasa. Wilayah ini sering menjadi lokasi bentrokan Taliban.
Kementerian Dalam Negeri Afghan menyatakan, pihaknya akan melakukan investigasi terhadap semua kematian demonstran. Pemerintah Afghanistan menyalahkan penjaga keamanan dari sebuah markas militer asing. Namun belum jelas apakah penjaga keamanan tersebut berasal dari Afghanistan atau negara lain.
Sebelumnya pada Selasa, 21 Februari kemarin, aksi demo anti-AS juga terjadi di luar pangkalan udara Bagram, Afghanistan. Para demonstran mengecam pembakaran Alquran yang dilakukan tentara-tentara NATO pimpinan AS. Atas insiden itu, Gedung Putih dan militer AS telah menyampaikan permintaan maaf.
(nvc/ita)
Warga Afghanistan yang marah dengan tindakan pasukan NATO tersebut langsung turun ke jalan-jalan di Kabul, ibukota Afghan dan di Kota Jalalabad, Afghanistan Timur, sejak Selasa (21/2) kemarin.
Para demonstran melemparkan batu-batu ke pangkalan militer AS, Camp Phoenix, di Kabul. Sementara di Kota Jalalabad, lebih dari 1.000 demonstran memblokir jalan tol sembari meneriakkan "Matilah Amerika, Matilah Obama."
Dalam aksi demo di luar Kamp Phoenix, Kabul, 1 orang demonstran tewas ditembak. "Sebagai akibat penembakan pengawal asing Kamp Phoenix, satu rekan sebangsa kita tewas dan sekitar 10 orang lainnya luka-luka," tutur seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, seperti dilansir oleh AFP, Kamis (23/2/2012).
Para demonstran yang melakukan long march ke pusat kota, juga melakukan pembakaran mobil dan menyerang toko-toko yang mereka lewati. Namun usaha ini dihadang oleh polisi anti huru-hara.
Sementara itu, sebanyak 6 orang demonstran dilaporkan tewas di Provinsi Parwan. Sebanyak 13 orang lainnya mengalami luka-luka. Juru bicara otoritas setempat menuturkan, tembakan dilakukan karena para demonstran menyerang polisi dengan batu dan bahkan beberapa dari mereka membawa senjata.
Kemudian di Jalalabad, dilaporkan seorang pendemo tewas. Di wilayah Baraki Barak, Provinsi Logar, dilaporkan seorang pendemo tewas saat berunjuk rasa. Wilayah ini sering menjadi lokasi bentrokan Taliban.
Kementerian Dalam Negeri Afghan menyatakan, pihaknya akan melakukan investigasi terhadap semua kematian demonstran. Pemerintah Afghanistan menyalahkan penjaga keamanan dari sebuah markas militer asing. Namun belum jelas apakah penjaga keamanan tersebut berasal dari Afghanistan atau negara lain.
Sebelumnya pada Selasa, 21 Februari kemarin, aksi demo anti-AS juga terjadi di luar pangkalan udara Bagram, Afghanistan. Para demonstran mengecam pembakaran Alquran yang dilakukan tentara-tentara NATO pimpinan AS. Atas insiden itu, Gedung Putih dan militer AS telah menyampaikan permintaan maaf.
(nvc/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 17:54 WIB
Skuad Bom Bunuh Diri Tewaskan 2 Polisi Turki
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Walah! Monyet Lepas, Pesawat Air China Ditunda 4 Jam
-
Jumat, 25/05/2012 16:41 WIB
Pelihara 550 Kucing, Istri Dicerai Suami!
-
Jumat, 25/05/2012 15:16 WIB
Setelah 33 Tahun, Pria Ini Akui Bunuh Anak yang Hilang di New York
-
Jumat, 25/05/2012 13:11 WIB
Ikhwanul Muslimin Prediksi Menangi Pemilu Mesir
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
