Mega Tanggapi Survei LSI: Mau Nomor Satu, Mau Melorot,Terserah!
Kamis, 23/02/2012 13:38 WIB
Jakarta
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri enggan berkomentar panjang mengenai hasil survei LSI yang menyebut dirinya berada pada posisi pertama jika pemilu digelar hari ini, namun akan dikalahkan Prabowo bila dia tarung lawan Ical.
"Kalau survei biar jalan sendiri. Saya nomor satu ya terserah. Nanti dibikin lagi saya melorot terserah," ujar Megawati.
Hal itu dikatakan dalam jumpa pers usai acara Pendidikan Kader PDIP di Yogyakarta Expo Centre, Yogyakarta, Kamis (23/2/2012).
Menurut Mega, yang terpenting saat ini adalah mendidik masyarakat agar bisa mengikuti pemilu dengan baik.
"Yang penting mendidik rakyat berpemilu dengan baik. Kalau pemilu lalu buka-bukan malu sendiri kan kita," jelasnya.
Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan survei pada 1-12 Februari 2012. Survei menjaring sampel sekitar 2.050 responden dari 33 provinsi dengan margin error +/- 2,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka. Apabila pilpres dilakukan saat ini, dengan pertanyaan semi terbuka memberi pengajuan daftar nama ke responden, maka hasilnya menurut persentase adalah:
1. Megawati 15,2 persen
2. Prabowo 10,6 persen
3. Jusuf Kalla 7 persen
4. Aburizal Bakrie 5,6 persen
5. Sultan Hamengkubuwono X 4,9 persen
6. Wiranto 3,9 persen
7. Boediono 3 persen
8. Surya Paloh 2,6 persen
9. Hatta Rajasa 2,2 persen
10. Nama-nama lain 11,5 persen
11. Belum tahu 18,2 persen
Jika melihat hasil tersebut, maka yang terpilih menjadi presiden adalah Megawati Soekarnoputri. Namun, jika pertanyaan dikerucutkan menjadi tiga nama yang dianggap paling potensial oleh LSI, maka hasilnya adalah Megawati 29 persen, Prabowo 24,6 persen, Aburizal Bakrie 17,4 persen, dan belum tahu 29 persen.
"Jika kondisinya demikian (hasil 3 nama), maka pilpres akan berlangsung dua putaran, Megawati dan Prabowo. Dan akhirnya Prabowo yang akan terpilih menjadi presiden," kata Direktur Eksekutif LSI, Saiful Mujani, di kantor LSI, Jl Lembang Terusan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Kemenangan Prabowo, menurut Saiful, karena Prabowo memiliki aspek disuka lebih tinggi dibandingkan Megawati. Walaupun Megawati memiliki aspek diketahui lebih tinggi dibanding Prabowo.
"Karena Prabowo memiliki aspek disuka lebih tinggi daripada Ibu Mega. Menurut kami, lebih baik anda disuka namun kurang dikenal, dibanding dikenal tapi kurang disukai. Inilah yang membuat Prabowo akan menyalip Ibu Mega," jelasnya.
(mpr/nrl)
"Kalau survei biar jalan sendiri. Saya nomor satu ya terserah. Nanti dibikin lagi saya melorot terserah," ujar Megawati.
Hal itu dikatakan dalam jumpa pers usai acara Pendidikan Kader PDIP di Yogyakarta Expo Centre, Yogyakarta, Kamis (23/2/2012).
Menurut Mega, yang terpenting saat ini adalah mendidik masyarakat agar bisa mengikuti pemilu dengan baik.
"Yang penting mendidik rakyat berpemilu dengan baik. Kalau pemilu lalu buka-bukan malu sendiri kan kita," jelasnya.
Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan survei pada 1-12 Februari 2012. Survei menjaring sampel sekitar 2.050 responden dari 33 provinsi dengan margin error +/- 2,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka. Apabila pilpres dilakukan saat ini, dengan pertanyaan semi terbuka memberi pengajuan daftar nama ke responden, maka hasilnya menurut persentase adalah:
1. Megawati 15,2 persen
2. Prabowo 10,6 persen
3. Jusuf Kalla 7 persen
4. Aburizal Bakrie 5,6 persen
5. Sultan Hamengkubuwono X 4,9 persen
6. Wiranto 3,9 persen
7. Boediono 3 persen
8. Surya Paloh 2,6 persen
9. Hatta Rajasa 2,2 persen
10. Nama-nama lain 11,5 persen
11. Belum tahu 18,2 persen
Jika melihat hasil tersebut, maka yang terpilih menjadi presiden adalah Megawati Soekarnoputri. Namun, jika pertanyaan dikerucutkan menjadi tiga nama yang dianggap paling potensial oleh LSI, maka hasilnya adalah Megawati 29 persen, Prabowo 24,6 persen, Aburizal Bakrie 17,4 persen, dan belum tahu 29 persen.
"Jika kondisinya demikian (hasil 3 nama), maka pilpres akan berlangsung dua putaran, Megawati dan Prabowo. Dan akhirnya Prabowo yang akan terpilih menjadi presiden," kata Direktur Eksekutif LSI, Saiful Mujani, di kantor LSI, Jl Lembang Terusan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Kemenangan Prabowo, menurut Saiful, karena Prabowo memiliki aspek disuka lebih tinggi dibandingkan Megawati. Walaupun Megawati memiliki aspek diketahui lebih tinggi dibanding Prabowo.
"Karena Prabowo memiliki aspek disuka lebih tinggi daripada Ibu Mega. Menurut kami, lebih baik anda disuka namun kurang dikenal, dibanding dikenal tapi kurang disukai. Inilah yang membuat Prabowo akan menyalip Ibu Mega," jelasnya.
(mpr/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 17/05/2012 02:33 WIB
Bocah 12 Tahun Menangis Gara-gara Tertangkap Curi Helm Anggota Brimob
-
Kamis, 17/05/2012 01:44 WIB
Wamen Denny Pesimistis Kasus Rekening Gendut Polri Bisa Terungkap
-
Kamis, 17/05/2012 01:06 WIB
Truk Semen Tersangkut Pembatas Jalan di Ciputat, Lalin Macet
-
Kamis, 17/05/2012 00:16 WIB
Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Dekat Gunung Lokon
-
Rabu, 16/05/2012 23:49 WIB
Jelang Tengah Malam, Sejumlah Ruas Jalan di Ibukota Masih Padat Merayap
-
Kamis, 17/05/2012 02:33 WIB
Bocah 12 Tahun Menangis Gara-gara Tertangkap Curi Helm Anggota Brimob
-
Rabu, 16/05/2012 05:01 WIB
Ini Alasan Yogi Upload Foto Palsu Korban Sukhoi
-
Rabu, 16/05/2012 03:19 WIB
Fakta Mengejutkan Soal Sukhoi Superjet 100
-
Kamis, 17/05/2012 03:07 WIB
Hari Ketiga di RS Polri, John Kei Jalani Tahap Pemulihan
-
366 Komentar
-
307 Komentar
-
293 Komentar
-
264 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Senin, 14/05/2012 09:10 WIB
Sukhoi Maut & Misteri Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 472.000
- Rp 2,771.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





.jpg)


Sending your message




_(baru).gif)


(2).gif)
.gif)
