Urgent! SBY Butuh Penerjemah Segala Bahasa
Kamis, 23/02/2012 13:06 WIB
Jakarta
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluhkan jumlah penerjemah yang masih sedikit. Karena itu, SBY meminta agar Kementerian Luar Negeri dan kementerian lain yang terkait segera 'memproduksi' para ahli bahasa tersebut.
"Kita butuh penerjemah yang menguasai segala bahasa. Bukan hanya bahasa Inggris, Jerman atau Prancis," kata SBY di hadapan para dubes RI yang bertugas di luar negeri.
Hal tersebut disampaikan dalam acara pengarahan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2012). Ada 130 perwakilan RI di luar negeri yang hadir.
SBY pun bercerita pengalamannya soal penerjemah tersebut. Ketika menghadiri pertemuan bilateral dengan kepala negara lain, kadang tidak ada penerjemah asal Indonesia. Para interpreter biasanya disediakan oleh negara yang didatangi.
Bagi SBY, ini adalah sebuah persoalan serius, karena menggunakan penerjemah dari negara lain bisa memiliki dampak pada hubungan internasional. Bisa terjadi miss-informasi bila penyampaian si penerjemah tak bisa dipahami dengan baik.
"Bisa jadi skandal diplomasi nanti," imbuhnya. "Bukannya bersatu, nanti kita malah bisa berperang, divided," sambungnya lagi.
Untuk itu, SBY meminta pada jajaran kementerian untuk segera memperhatikan masalah ini. Pendidikan bahasa terhadap para anak bangsa perlu segera dilakukan dengan melibatkan semua pihak.
"Ini urgent, mendesak agar sebanyak-banyaknya diproduksi intrepreter kita," ucapnya.
(mad/lh)
"Kita butuh penerjemah yang menguasai segala bahasa. Bukan hanya bahasa Inggris, Jerman atau Prancis," kata SBY di hadapan para dubes RI yang bertugas di luar negeri.
Hal tersebut disampaikan dalam acara pengarahan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2012). Ada 130 perwakilan RI di luar negeri yang hadir.
SBY pun bercerita pengalamannya soal penerjemah tersebut. Ketika menghadiri pertemuan bilateral dengan kepala negara lain, kadang tidak ada penerjemah asal Indonesia. Para interpreter biasanya disediakan oleh negara yang didatangi.
Bagi SBY, ini adalah sebuah persoalan serius, karena menggunakan penerjemah dari negara lain bisa memiliki dampak pada hubungan internasional. Bisa terjadi miss-informasi bila penyampaian si penerjemah tak bisa dipahami dengan baik.
"Bisa jadi skandal diplomasi nanti," imbuhnya. "Bukannya bersatu, nanti kita malah bisa berperang, divided," sambungnya lagi.
Untuk itu, SBY meminta pada jajaran kementerian untuk segera memperhatikan masalah ini. Pendidikan bahasa terhadap para anak bangsa perlu segera dilakukan dengan melibatkan semua pihak.
"Ini urgent, mendesak agar sebanyak-banyaknya diproduksi intrepreter kita," ucapnya.
(mad/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 23:08 WIB
Kabupaten OKI Terpilih Sebagai Jaringan Kota Hijau Dunia
-
Selasa, 22/05/2012 22:55 WIB
Menkeu Cek Soal Lolosnya 315 Kg Sabu dari Bea Cukai
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:39 WIB
Ibu Pramugari Sky Makin Histeris Setelah Lihat Jasad Anggraeni di RS Polri
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
227 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
