Pertama Sejak Kematian Kim Jong-Il, AS & Korut Gelar Dialog Nuklir
Kamis, 23/02/2012 12:20 WIB
Mendiang Kim Jong-Il (AFP)
Beijing
Para diplomat Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut) akan melakukan perundingan soal program nuklir Korut. Dialog ini merupakan yang pertama kalinya sejak meninggalnya pemimpin Korut, Kim Jong-Il pada 17 Desember 2011 lalu.
Pemerintah AS akan diwakili oleh koordinator kebijakan AS untuk Korut, Glyn Davies dan utusan khusus AS untuk dialog 6 negara, Clifford Hart, serta sejumlah pejabat lainnya. Sedangkan delegasi dari Korut akan dipimpin oleh negosiator senior, Kim Kye-Gwan.
Perundingan nuklir ini akan digelar di Beijing, China dan difokuskan pada pembahasan denuklirisasi, non-proliferasi dan bantuan kemanusiaan.
Pemerintah AS berharap banyak dari pembicaraan nuklir ini. AS berusaha untuk mengetahui lebih jelas soal kebijakan-kebijakan Korut yang baru dan belum teruji di bawah kepemimpinan Kim Jong-Un. Selain itu, AS juga akan berusaha membujuk Korut agar bersedia melanjutkan dialog 6 negara yang terhenti sejak 2009 lalu.
"Harapan saya adalah kami bisa mencari cara untuk bergerak maju dengan Korut, karena semua pihak tentu ingin mencapai tahap selanjutnya, terutama dalam perundingan 6 negara," tutur Davies kepada wartawan seperti dilansir AFP, Kamis (23/2/2012).
Perundingan yang digelar hari ini merupakan yang ketiga kalinya sejak Juli 2011 lalu. Awalnya kedua negara dijadwalkan bertemu pada Desember 2011 lalu. Namun akhirnya diundur akibat kematian Kim Jong-Il dan kemudian kekuasaan pun diwariskan kepada putra bungsunya, Kim Jong-Un.
"Bagaimana persisnya bentuk kebijakannya (Kim Jong-Un), kemana arah kebijakannya -- semua ini masih belum diketahui hingga saat ini," tutur Davies.
"Saya justru melihat hal ini sebagai tanda-tanda positif yang muncul pasca terjadinya transisi kekuasaan di Korut, DPRK (Democratic People's Republic of Korea) telah memilih untuk kembali berunding dengan kami. Itu hal yang baik," imbuh Davies.
Perlu diketahui bahwa Korut memutuskan untuk meninggalkan dialog 6 negara pada April 2009 silam. Sebabnya, Korut merasa diintimidasi oleh dunia internasional atas program nuklirnya. Perundingan 6 negara ini dipimpin oleh China dan diikuti oleh Jepang, Rusia, AS, dan kedua negara Korea, Korsel dan Korut.
(nvc/ita)
Pemerintah AS akan diwakili oleh koordinator kebijakan AS untuk Korut, Glyn Davies dan utusan khusus AS untuk dialog 6 negara, Clifford Hart, serta sejumlah pejabat lainnya. Sedangkan delegasi dari Korut akan dipimpin oleh negosiator senior, Kim Kye-Gwan.
Perundingan nuklir ini akan digelar di Beijing, China dan difokuskan pada pembahasan denuklirisasi, non-proliferasi dan bantuan kemanusiaan.
Pemerintah AS berharap banyak dari pembicaraan nuklir ini. AS berusaha untuk mengetahui lebih jelas soal kebijakan-kebijakan Korut yang baru dan belum teruji di bawah kepemimpinan Kim Jong-Un. Selain itu, AS juga akan berusaha membujuk Korut agar bersedia melanjutkan dialog 6 negara yang terhenti sejak 2009 lalu.
"Harapan saya adalah kami bisa mencari cara untuk bergerak maju dengan Korut, karena semua pihak tentu ingin mencapai tahap selanjutnya, terutama dalam perundingan 6 negara," tutur Davies kepada wartawan seperti dilansir AFP, Kamis (23/2/2012).
Perundingan yang digelar hari ini merupakan yang ketiga kalinya sejak Juli 2011 lalu. Awalnya kedua negara dijadwalkan bertemu pada Desember 2011 lalu. Namun akhirnya diundur akibat kematian Kim Jong-Il dan kemudian kekuasaan pun diwariskan kepada putra bungsunya, Kim Jong-Un.
"Bagaimana persisnya bentuk kebijakannya (Kim Jong-Un), kemana arah kebijakannya -- semua ini masih belum diketahui hingga saat ini," tutur Davies.
"Saya justru melihat hal ini sebagai tanda-tanda positif yang muncul pasca terjadinya transisi kekuasaan di Korut, DPRK (Democratic People's Republic of Korea) telah memilih untuk kembali berunding dengan kami. Itu hal yang baik," imbuh Davies.
Perlu diketahui bahwa Korut memutuskan untuk meninggalkan dialog 6 negara pada April 2009 silam. Sebabnya, Korut merasa diintimidasi oleh dunia internasional atas program nuklirnya. Perundingan 6 negara ini dipimpin oleh China dan diikuti oleh Jepang, Rusia, AS, dan kedua negara Korea, Korsel dan Korut.
(nvc/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 17:54 WIB
Skuad Bom Bunuh Diri Tewaskan 2 Polisi Turki
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Walah! Monyet Lepas, Pesawat Air China Ditunda 4 Jam
-
Jumat, 25/05/2012 16:41 WIB
Pelihara 550 Kucing, Istri Dicerai Suami!
-
Jumat, 25/05/2012 15:16 WIB
Setelah 33 Tahun, Pria Ini Akui Bunuh Anak yang Hilang di New York
-
Jumat, 25/05/2012 13:11 WIB
Ikhwanul Muslimin Prediksi Menangi Pemilu Mesir
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 00:48 WIB
Jenazah Praja IPDN Yudhi Dimakamkan Tengah Malam di Medan
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
