SBY Minta Para Dubes RI di Luar Negeri Tak Minder
Kamis, 23/02/2012 12:15 WIB
Jakarta
Ada lima pesan utama dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada para duta besar dan perwakilan Indonesia di luar negeri. Salah satunya adalah menjadi pejabat yang percaya diri.
"Ke satu, be confident," kata SBY di Gedung Pancasila, kantor Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2012).
Pesan itu disampaikan pada 130 Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri yang terdiri dari 85 Duta Besar, 28 Konsul Jenderal, 4 Konsul serta 3 Kuasa Usaha Ad-Interim dari 88 negara.
"Kita tidak boleh minder pada diplomat negara lain apalagi di jajaran ASEAN," lanjut SBY.
Menurut SBY, kepercayaan diri penting dalam diplomasi di luar negeri. Terlebih lagi, Indonesia adalah negara berkembang yang banyak berperan dalam forum-forum dunia.
"Mentalitas Saudara harus sebagai diplomat sebuah emerging nation. Mentalitas negara terbesar di ASEAN. Mentalitas negara G-20," terangnya.
Lebih lanjut SBY juga meminta agar para diplomat jangan memiliki mental seperti bangsa yang sempat terpuruk pada era perubahan dulu. "Jangan di antara kita masih memiliki mentalitas negeri yang terpuruk 10-15 tahun lalu," imbuhnya.
SBY juga berpesan agar para perwakilan RI di luar negeri memiliki pandangan global dan menguasai tugas. Tak lupa, SBY juga meminta para dubes menjaga hubungan baik, menjaga citra, melindungi WNI dan mematahkan informasi miring soal negara.
"Keempat, be achievement oriented. Kelima, always be ready active and creative," ujarnya lagi.
(mad/ndr)
"Ke satu, be confident," kata SBY di Gedung Pancasila, kantor Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2012).
Pesan itu disampaikan pada 130 Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri yang terdiri dari 85 Duta Besar, 28 Konsul Jenderal, 4 Konsul serta 3 Kuasa Usaha Ad-Interim dari 88 negara.
"Kita tidak boleh minder pada diplomat negara lain apalagi di jajaran ASEAN," lanjut SBY.
Menurut SBY, kepercayaan diri penting dalam diplomasi di luar negeri. Terlebih lagi, Indonesia adalah negara berkembang yang banyak berperan dalam forum-forum dunia.
"Mentalitas Saudara harus sebagai diplomat sebuah emerging nation. Mentalitas negara terbesar di ASEAN. Mentalitas negara G-20," terangnya.
Lebih lanjut SBY juga meminta agar para diplomat jangan memiliki mental seperti bangsa yang sempat terpuruk pada era perubahan dulu. "Jangan di antara kita masih memiliki mentalitas negeri yang terpuruk 10-15 tahun lalu," imbuhnya.
SBY juga berpesan agar para perwakilan RI di luar negeri memiliki pandangan global dan menguasai tugas. Tak lupa, SBY juga meminta para dubes menjaga hubungan baik, menjaga citra, melindungi WNI dan mematahkan informasi miring soal negara.
"Keempat, be achievement oriented. Kelima, always be ready active and creative," ujarnya lagi.
(mad/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 17/05/2012 02:33 WIB
Bocah 12 Tahun Menangis Gara-gara Tertangkap Curi Helm Anggota Brimob
-
Kamis, 17/05/2012 01:44 WIB
Wamen Denny Pesimistis Kasus Rekening Gendut Polri Bisa Terungkap
-
Kamis, 17/05/2012 01:06 WIB
Truk Semen Tersangkut Pembatas Jalan di Ciputat, Lalin Macet
-
Kamis, 17/05/2012 00:16 WIB
Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Dekat Gunung Lokon
-
Rabu, 16/05/2012 23:49 WIB
Jelang Tengah Malam, Sejumlah Ruas Jalan di Ibukota Masih Padat Merayap
-
Kamis, 17/05/2012 02:33 WIB
Bocah 12 Tahun Menangis Gara-gara Tertangkap Curi Helm Anggota Brimob
-
Rabu, 16/05/2012 05:01 WIB
Ini Alasan Yogi Upload Foto Palsu Korban Sukhoi
-
Rabu, 16/05/2012 03:19 WIB
Fakta Mengejutkan Soal Sukhoi Superjet 100
-
Kamis, 17/05/2012 03:07 WIB
Hari Ketiga di RS Polri, John Kei Jalani Tahap Pemulihan
-
366 Komentar
-
307 Komentar
-
293 Komentar
-
264 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Senin, 14/05/2012 09:10 WIB
Sukhoi Maut & Misteri Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 472.000
- Rp 2,771.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





.jpg)


Sending your message




_(baru).gif)


(2).gif)
.gif)
