Polisi: Saksi Penyerangan di RSPAD Diam Seribu Bahasa

Anes Saputra - detikNews
Kamis, 23/02/2012 11:27 WIB
Jakarta Pihak kepolisian masih mengejar pelaku penyerangan pelayat di RSPAD Gatot Subroto. Namun, sampai saat ini polisi masih kesulitan mengumpulkan informasi karena saksi di lokasi enggan memberikan keterangan.

"Saksi yang ada di TKP tidak memberikan keterangan, diam saja. Bisu seribu bahasa," kata Kapolsek Senen Iman Zebua saat dihubungi detikcom, Kamis (23/2/2012).

Dijelaskan Iman, hingga saat ini polisi baru mendapatkan keterangan dari satu saksi. Saksi itu adalah Oktavianus, salah seorang korban yang mengalami luka ringan.

"Untuk saksi baru saksi korban," lanjut Iman.

Sedangkan korban luka lainnya belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam perawatan.

"Tidak ada yang begitu menyenangkan, belum ada keterangan yang begitu pas, masih tertutup," ungkap Iman.

Seperti diberitakan, penyerangan terjadi pada pukul 02.30 WIB. Penyerangan itu dilakukan terhadap kelompok Jefry yang sedang melayat di Rumah Duka RSPAD.

Akibat penyerangan ini, 4 orang terluka dan 2 meninggal. Mereka yakni:

1. Oktavianus Mag Milion, mengalami luka tusuk di pinggang kanan.
2. Yopi Jonatan B, mengalami luka di kepala, pergelangan tangan, pinggang.
3. Stendly Wenno, meninggal dunia dengan luka di dahi, perut dan kepala.
4. Ricky Tutuboy, meninggal dengan luka bacok kepala dan wajah.
5. Errol Karl, mengalami luka di bahu kiri dan kepala.
6. Jefry H, mengalami luka di pinggang kiri.

(ans/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini