Prangko Seri PON XVIII Diluncurkan di Bandung
Kamis, 23/02/2012 01:33 WIB
Jakarta
Bandung, Prangko seri Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII Riau 2012 resmi diluncurkan di Bandung.
Hal ini merupakan kerjasama antara PT Pos Indonesia dengan Pengurus Besar (PB) PON Riau. Diharapkan lewat prangko ini penyelenggaraan even empat tahunan itu dikenal masayarakat luas, tidak hanya di dalam negeri tapi juga luar negeri.
Peluncuran prangko tersebut dilakukan di hotel Holiday Inn Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/2/2012) malam. Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan sampul pertama prangko seri PON oleh Ketua Umum PB PON, Rusli Zainal dan Dirut PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana.
Turut Hadir, Ketua harian PB PON, Syamsurizal bersama beberapa pengurus PB PON lainnya, Kadispora dan Pariwisata Pemprov Jabar dan jajaran pengurus KONI pusat.
Melalui kerjasama ini, PT Pos Indonesia akan menerbitkan 300 ribu set prangko dengan harga. Rp 15.000/set dan dua jenis sampul hari pertama di cetak sebanyak 40.000 set dengan harga Rp 9.500/set.
Masa berlakunya mulai 22 Februari 2012 sampai 31 Desember 2017, sedangkan masa jual prangko tersebut mulai 22 Februari sampai 31 Desember 2015.
Dalam sambutannya, Rusli menyatakan kerjasama dengan PT POS yang mempunyai jaringan luas dan pasar sangat besar, diharapkan dapat memberikan informasi dan mempromosikan penyelenggaraan PON XVIII Riau di seluruh penjuru dunia.
"Prangko ini akan tersebar hampir di seluruh dunia, sehingga orang mengetahui penyelanggaraan PON di Riau. PON Riau juga akan mencatat sejarah dan terarsip di negara-negara dunia," ujar Rusli yang juga Gubernur Riau itu.
Sukses promosikan PON sangat penting sekali, lanjut Rusli, untuk mencapai visi dan misi Riau yakni menjadi pusat perekonomian dan kebudayaan di Asia Tenggara tahun 2020 mendatang.
"Kita tahu ada empat catur suses yang dicanangkan, yakni sukses dalam penyelenggara, prestasi, peningkatan ekonomi rakyat, dan mempromosikan kebudayaan melayu Riau," terang Rusli seraya mengatakan bahwa yang melatarbelakangi Launching Prangko seri PON XVIII sebagai media promosi dan informasi di Bandung, karena cikal bakal PT Pos berasal dari Kota Perahiangan ini .
Pada kesempatan itu, Rusli juga menyingung pelaksanaan Islamic Solidarity Games III yang juga akan diselenggarakan di Riau. " Di samping PON saya sampaikan, Riau juga dipercayaakan oleh ISSF menggelar ivent olah raga ISG yang diikuti 57 negara Islam pada tahun 2013 akan datang," ungkapnya.
Sementara itu, I Ketut Mardjana menjelaskan, prangko seri PON XVIII kali ini terdire dari enam desain yaitu, Maskot PONXVIII burung Serindit yang sedang melakukan beberapa aktifitas cabang olahraga dipertandingkan nanti, diantaranya desain prangko dengan Cabor 0erjun Payung, Menembak, Senam, Sepak Takrau, Layar dan Canoe.
"Mascot PON XVIII menggunakan burung Serindit yang menggunakan busana melayu khas Riau dengan warna kebesaran melayu berwarna kuning lengkap dengan songket dipinggangnya ini, meruapkan khas daerah provinsi Riau. Bagi orang melayu Riau, Serindit dimitoskan sebagai kebijaksanaan, keindahan, keberanian, kesetiaan, kerendahan hati dan lambang kearifan," bebernya.
Ditambahkan Ketut, PT Pos menjadi pernpajangan tangan pemerintah tentu saja akan berperan aktif dan berpartisipasi dalam menyukseskan berbagai kegiatan, termasuk PON XVIII di Riau.
"PT POS sangat berkomitmen untuk menyebar luaskan tentang penyelenggaraan PON di Riau, melalui prangko dan juga twiter, Facebook dan lainnya," pungkas Ketut.
(cha/van)
Hal ini merupakan kerjasama antara PT Pos Indonesia dengan Pengurus Besar (PB) PON Riau. Diharapkan lewat prangko ini penyelenggaraan even empat tahunan itu dikenal masayarakat luas, tidak hanya di dalam negeri tapi juga luar negeri.
Peluncuran prangko tersebut dilakukan di hotel Holiday Inn Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/2/2012) malam. Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan sampul pertama prangko seri PON oleh Ketua Umum PB PON, Rusli Zainal dan Dirut PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana.
Turut Hadir, Ketua harian PB PON, Syamsurizal bersama beberapa pengurus PB PON lainnya, Kadispora dan Pariwisata Pemprov Jabar dan jajaran pengurus KONI pusat.
Melalui kerjasama ini, PT Pos Indonesia akan menerbitkan 300 ribu set prangko dengan harga. Rp 15.000/set dan dua jenis sampul hari pertama di cetak sebanyak 40.000 set dengan harga Rp 9.500/set.
Masa berlakunya mulai 22 Februari 2012 sampai 31 Desember 2017, sedangkan masa jual prangko tersebut mulai 22 Februari sampai 31 Desember 2015.
Dalam sambutannya, Rusli menyatakan kerjasama dengan PT POS yang mempunyai jaringan luas dan pasar sangat besar, diharapkan dapat memberikan informasi dan mempromosikan penyelenggaraan PON XVIII Riau di seluruh penjuru dunia.
"Prangko ini akan tersebar hampir di seluruh dunia, sehingga orang mengetahui penyelanggaraan PON di Riau. PON Riau juga akan mencatat sejarah dan terarsip di negara-negara dunia," ujar Rusli yang juga Gubernur Riau itu.
Sukses promosikan PON sangat penting sekali, lanjut Rusli, untuk mencapai visi dan misi Riau yakni menjadi pusat perekonomian dan kebudayaan di Asia Tenggara tahun 2020 mendatang.
"Kita tahu ada empat catur suses yang dicanangkan, yakni sukses dalam penyelenggara, prestasi, peningkatan ekonomi rakyat, dan mempromosikan kebudayaan melayu Riau," terang Rusli seraya mengatakan bahwa yang melatarbelakangi Launching Prangko seri PON XVIII sebagai media promosi dan informasi di Bandung, karena cikal bakal PT Pos berasal dari Kota Perahiangan ini .
Pada kesempatan itu, Rusli juga menyingung pelaksanaan Islamic Solidarity Games III yang juga akan diselenggarakan di Riau. " Di samping PON saya sampaikan, Riau juga dipercayaakan oleh ISSF menggelar ivent olah raga ISG yang diikuti 57 negara Islam pada tahun 2013 akan datang," ungkapnya.
Sementara itu, I Ketut Mardjana menjelaskan, prangko seri PON XVIII kali ini terdire dari enam desain yaitu, Maskot PONXVIII burung Serindit yang sedang melakukan beberapa aktifitas cabang olahraga dipertandingkan nanti, diantaranya desain prangko dengan Cabor 0erjun Payung, Menembak, Senam, Sepak Takrau, Layar dan Canoe.
"Mascot PON XVIII menggunakan burung Serindit yang menggunakan busana melayu khas Riau dengan warna kebesaran melayu berwarna kuning lengkap dengan songket dipinggangnya ini, meruapkan khas daerah provinsi Riau. Bagi orang melayu Riau, Serindit dimitoskan sebagai kebijaksanaan, keindahan, keberanian, kesetiaan, kerendahan hati dan lambang kearifan," bebernya.
Ditambahkan Ketut, PT Pos menjadi pernpajangan tangan pemerintah tentu saja akan berperan aktif dan berpartisipasi dalam menyukseskan berbagai kegiatan, termasuk PON XVIII di Riau.
"PT POS sangat berkomitmen untuk menyebar luaskan tentang penyelenggaraan PON di Riau, melalui prangko dan juga twiter, Facebook dan lainnya," pungkas Ketut.
(cha/van)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 13:29 WIB
Isu Ani Jadi Capres PD, Marzuki: Masih Terlalu Jauh Bicara Capres
-
Selasa, 22/05/2012 13:27 WIB
3 WN Rusia Lihat 8 Jenazah Awak Sukhoi di RS Polri
-
Selasa, 22/05/2012 13:24 WIB
Keluarga Masih Bisa Kenali Wajah DN Yusuf
-
Selasa, 22/05/2012 13:23 WIB
Ada Gambar Nabi Muhammad di Buku Cerita Bantuan Kemenag
-
Selasa, 22/05/2012 13:20 WIB
Ayah Pramugari Korban Sukhoi Bayangkan Jasad Anaknya Utuh
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 13:20 WIB
Ayah Pramugari Korban Sukhoi Bayangkan Jasad Anaknya Utuh
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Badai Kerispatih: Papa dalam Keadaan Baik
-
672 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
