Menkum HAM: Kerusuhan LP Kerobokan Bukan Karena Kelebihan Kapasitas
Rabu, 22/02/2012 21:00 WIB
Foto: detikcom
Jakarta
Masalah over kapasitas diduga menjadi masalah utama kerusuhan di LP Kerobokan. Menurut Menkum HAM Amir Syamsuddin, kerusuhan di LP Kerobokan lebih karena keributan antar napi.
"Oo.. Tidak Bisa. Saya kira tidak karena itu (over kapasitas). Kalau yang sekarang ini kan lebih kepada kejadian Minggu (19/2) lalu itu," kata Amir kepada wartawan di Gedung DPR, Rabu (22/2/2012).
Meski begitu, Amir membenarkan adanya over kapasitas di LP Kerobokan. Bahkan tidak hanya di LP Kerobokan, tapi juga di banyak LP lainnya.
"Kalau soal overload bukan cuma di Kerobokan, ini sudah menjadi gejala lapas dimana-mana. Bahkan kalau kita bandingkan di beberapa tempat lain, Kerobokan tidak begitu parah," jelas Amir.
Untuk mengatasi masalah over kapasitas ini, Amir sudah mengusahakan pembangunan LP baru. Namun masih perlu waktu untuk menunggu penyelesaian LP-LP baru tersebut.
"Yang pasti lapas kita dimana-mana sedang dibangun, ada yang pembangunannya sedang dilanjutkan, ada yg beberapa baru mulai," tuturnya.
Kapolda Bali Irjen Pol Totoy Indrawan menyebut rusuh di LP Kerobokan karena persoalan internal yakni kapasitas yang melebihi batas. Kerusuhan juga dipicu akibat keributan hari Minggu (19/2).
"Karena ada diskriminasi dan ketidakadilan di dalam lapas, serta tingkat kapasitas lapas overload," jelas Totoy saat ditemui wartawan di LP Kerobokan, Jl Tangkuban Perahu, Badung, Rabu (22/2/2012).
Selain soal sebab di atas, pemicu kerusuhan yang utama yakni keributan antar napi yang terjadi beberapa hari lalu. "Kerusuhan dipicu akibat peristiwa keributan Minggu (19/2) lalu," terang Totoy.
(trq/van)
"Oo.. Tidak Bisa. Saya kira tidak karena itu (over kapasitas). Kalau yang sekarang ini kan lebih kepada kejadian Minggu (19/2) lalu itu," kata Amir kepada wartawan di Gedung DPR, Rabu (22/2/2012).
Meski begitu, Amir membenarkan adanya over kapasitas di LP Kerobokan. Bahkan tidak hanya di LP Kerobokan, tapi juga di banyak LP lainnya.
"Kalau soal overload bukan cuma di Kerobokan, ini sudah menjadi gejala lapas dimana-mana. Bahkan kalau kita bandingkan di beberapa tempat lain, Kerobokan tidak begitu parah," jelas Amir.
Untuk mengatasi masalah over kapasitas ini, Amir sudah mengusahakan pembangunan LP baru. Namun masih perlu waktu untuk menunggu penyelesaian LP-LP baru tersebut.
"Yang pasti lapas kita dimana-mana sedang dibangun, ada yang pembangunannya sedang dilanjutkan, ada yg beberapa baru mulai," tuturnya.
Kapolda Bali Irjen Pol Totoy Indrawan menyebut rusuh di LP Kerobokan karena persoalan internal yakni kapasitas yang melebihi batas. Kerusuhan juga dipicu akibat keributan hari Minggu (19/2).
"Karena ada diskriminasi dan ketidakadilan di dalam lapas, serta tingkat kapasitas lapas overload," jelas Totoy saat ditemui wartawan di LP Kerobokan, Jl Tangkuban Perahu, Badung, Rabu (22/2/2012).
Selain soal sebab di atas, pemicu kerusuhan yang utama yakni keributan antar napi yang terjadi beberapa hari lalu. "Kerusuhan dipicu akibat peristiwa keributan Minggu (19/2) lalu," terang Totoy.
(trq/van)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 13:29 WIB
Isu Ani Jadi Capres PD, Marzuki: Masih Terlalu Jauh Bicara Capres
-
Selasa, 22/05/2012 13:27 WIB
3 WN Rusia Lihat 8 Jenazah Awak Sukhoi di RS Polri
-
Selasa, 22/05/2012 13:24 WIB
Keluarga Masih Bisa Kenali Wajah DN Yusuf
-
Selasa, 22/05/2012 13:23 WIB
Ada Gambar Nabi Muhammad di Buku Cerita Bantuan Kemenag
-
Selasa, 22/05/2012 13:20 WIB
Ayah Pramugari Korban Sukhoi Bayangkan Jasad Anaknya Utuh
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Badai Kerispatih: Papa dalam Keadaan Baik
-
Selasa, 22/05/2012 12:45 WIB
Belum Lihat Jasad Anaknya, Ibu Pramugari Sky Menangis
-
672 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
