detikcom
Rabu, 22/02/2012 16:58 WIB

Megawati: Empat Pilar Bangsa Adalah Harga Mati

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati menilai Empat Pilar bangsa Indonesia adalah harga mati. Menurutnya, jika salah satunya runtuh maka semua pondasi bangsa ini akan runtuh.

"Bagaimana pun empat pilar harus menjadi harga mati," tegas Mega dalam acara peluncuran buku yang berjudul 'Empat Pilar untuk Satu Indonesia' di Gedung Nusantara IV DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Empat pilar itu adalah Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI. Untuk itu Mega mengajak seluruh eleman bangsa untuk terus bisa menanamkan dan mensosialisasikan ideologi ini bagi seluruh masyarakat.

"Mungkin kalangan generasi muda bertanya kenapa Mega katakan seperti itu? Bahkan dulu saya ditembak langsung, dikatakan tentu saja Mega kan anak biologis Bung Karno. Tapi, bukan dalam konteks seperti itu," imbuhnya.

Sementara itu Ketua MPR Taufiq Kiemas menyatakan bahwa gagasan Empat Pilar Kebangsaan bukanlah murni dibuatnya sendiri, namun merupakan gagasan bersama yang dielaborasi oleh para pimpinan lembaga negara itu.

Selama ini, ada kesan bahwa gagasan Empat Pilar Kebangsaan -Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI- adalah monopoli PDI Perjuangan, partai yang didirikannya bersama istrinya sekaligus Presiden RI Kelima, Megawati Soekarnoputri.

Padahal, ujar Taufiq, aslinya ide untuk mengenalkan Empat Pilar sebagai dasar hidup dan praksis negara Indonesia justru terutama datang dari para wakilnya di MPR.

Para wakil ketua MPR yang dimaksud Taufiq adalah Meilani Leimena Soeharly dari Fraksi Partai Demokrat, Hajriyanto Thohari dari Fraksi Partai Demokrat, Lukman Hakim Saefuddin dari PPP, dan Farhan Hamid yang merupakan perwakilan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

"Aslinya gagasan empat pilar itu datang dari wakil-wakil saya, cuma saya yang dipaksa bicara," canda Taufiq.

Dia melanjutkan bahwa ide Empat Pilar menjadi semakin besar karena didukung juga oleh para pimpinan fraksi di MPR.

Semangat kebersamaan itulah yang kemudian menjadi dasar bagi 'rukunnya' seluruh fraksi di MPR, beda dengan fraksi di DPR yang kerap 'berantem'.

"Jadi ini dilakukan bersama-sama dengan para pimpinan fraksi, yang sekaligus melaksanakannya dalam bentuk satu fraksi MPR," ujar Taufiq yang disambut tepuk tangan hadirin yang menghadiri acara itu.

Dia mengaku bahwa keberhasilan Gerakan Empat Pilar didukung juga oleh dukungan dari para pimpinan Pemerintah serta lembaga tinggi negara lainnya. Juga didukung oleh masyarakat, yang terbukti dari hasil survei MPR beberapa waktu lalu, bahwa mayoritas rakyat mengakui prinsip itu, kata Taufik.

"Adalah kehendak sejarah apabila Indonesia lahir dari keberagaman. Kebhinekaan adalah kekayaan negara yang harus diterima dengan baik, beraneka ragam tapi masih satu dalam Indonesia," tandas Taufiq.

(mpr/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel