Merasa Tak Didukung PM Gillard, Menlu Kevin Rudd Mundur!
Rabu, 22/02/2012 14:13 WIB
Kevin Rudd (AFP)
Canberra
Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Kevin Rudd tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya. Alasan Rudd, dirinya tak bisa terus menjabat tanpa dukungan Perdana Menteri (PM) Australia Julia Gillard.
"Sejujurnya saya tak bisa terus menjabat sebagai Menlu jika saya tak memiliki dukungan PM Gillard," ujar Rudd dalam konferensi pers seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (22/2/2012).
"Oleh karena itu saya yakin satu-satunya cara terhormat bagi saya adalah dengan mengundurkan diri," imbuh Rudd.
Dalam konferensi pers tersebut, Rudd menyebutkan bahwa beberapa hari terakhir ini, mantan pemimpin Partai Buruh Simon Crean dan lainnya terang-terangan menyerang integritas dan kemampuan dirinya menjabat menteri.
"Ketika ditanyai hari ini mengenai serangan-serangan itu, PM Gillard memilih untuk tidak menolaknya. Karenanya saya pun hanya bisa menyimpulkan bahwa dia juga memiliki pandangan yang sama," tutur Rudd.
Pengunduran diri Rudd disampaikan di tengah beredarnya spekulasi bahwa dia akan mencoba merebut kembali posisi PM dari Gillard. Saat menjabat PM Australia, Rudd tiba-tiba digulingkan oleh Gillard pada pertengahan tahun 2010 silam.
Sebelumnya beredar kabar bahwa Gillard sangat yakin dirinya masih mendapat dukungan para anggota parlemen dari Partai Buruh menjelang pemungutan suara partai pekan depan. Bahkan kabarnya, para politikus Partai Buruh mendesak Gillard untuk memecat Rudd guna meredakan situasi yang bisa mengganggu kerja pemerintah.
(ita/nrl)
"Sejujurnya saya tak bisa terus menjabat sebagai Menlu jika saya tak memiliki dukungan PM Gillard," ujar Rudd dalam konferensi pers seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (22/2/2012).
"Oleh karena itu saya yakin satu-satunya cara terhormat bagi saya adalah dengan mengundurkan diri," imbuh Rudd.
Dalam konferensi pers tersebut, Rudd menyebutkan bahwa beberapa hari terakhir ini, mantan pemimpin Partai Buruh Simon Crean dan lainnya terang-terangan menyerang integritas dan kemampuan dirinya menjabat menteri.
"Ketika ditanyai hari ini mengenai serangan-serangan itu, PM Gillard memilih untuk tidak menolaknya. Karenanya saya pun hanya bisa menyimpulkan bahwa dia juga memiliki pandangan yang sama," tutur Rudd.
Pengunduran diri Rudd disampaikan di tengah beredarnya spekulasi bahwa dia akan mencoba merebut kembali posisi PM dari Gillard. Saat menjabat PM Australia, Rudd tiba-tiba digulingkan oleh Gillard pada pertengahan tahun 2010 silam.
Sebelumnya beredar kabar bahwa Gillard sangat yakin dirinya masih mendapat dukungan para anggota parlemen dari Partai Buruh menjelang pemungutan suara partai pekan depan. Bahkan kabarnya, para politikus Partai Buruh mendesak Gillard untuk memecat Rudd guna meredakan situasi yang bisa mengganggu kerja pemerintah.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 17:54 WIB
Skuad Bom Bunuh Diri Tewaskan 2 Polisi Turki
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Walah! Monyet Lepas, Pesawat Air China Ditunda 4 Jam
-
Jumat, 25/05/2012 16:41 WIB
Pelihara 550 Kucing, Istri Dicerai Suami!
-
Jumat, 25/05/2012 15:16 WIB
Setelah 33 Tahun, Pria Ini Akui Bunuh Anak yang Hilang di New York
-
Jumat, 25/05/2012 13:11 WIB
Ikhwanul Muslimin Prediksi Menangi Pemilu Mesir
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Jumat, 25/05/2012 11:56 WIB
Hotman Paris Anggap Menggelikan Henry Yosodiningrat Gugat Grasi Corby
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
