detikcom
Rabu, 22/02/2012 09:49 WIB

Hotman Paris Beri Surat ke Hakim Minta Anas Dihadirkan di Sidang Nazar

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Hotman Paris Hutapea membuka persidangan Nazaruddin dengan memberikan surat ke ketua majelis hakim Dharmawati. Agenda sidang yang memperdengarkan kesaksian Andi Mallarangeng itu pun sempat terhenti sebentar. Hotman meminta hakim bisa menghadirkan Ketum PD Anas Urbaningrum.

"Pada intinya kami meminta Saudara Anas dihadirkan menjadi saksi," kata Hotman di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Hotman kemudian beranjak dari kursinya dan memberikan surat itu ke majelis hakim. "Surat sudah majelis terima dan akan kami baca dan pelajari," jelas hakim.

Dalam persidangan dengan terdakwa Nazaruddin ini, Menpora Andi Mallarangeng dihadirkan menjadi saksi. Selain Andi, Ketua Komisi X Mahyuddin dan juga anggota Komisi X Angelina Sondakh sudah menjadi saksi di persidangan kasus wisma atlet itu.

(ndr/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel