Selasa, 21/02/2012 18:44 WIB

Video Penyiksaan Orangutan di Kaltim Diduga Dilakukan di Mes Perkebunan Sawit

Robert - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Robert/detikcom
Jakarta - Video penyiksaan orangutan Kalimantan (Pongo Pygmaeus Morio) yang diduga terjadi di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, telah beredar luas di masyarakat kota Tenggarong, Kukar. Aparat diminta untuk menelusuri pelaku yang ikut terekam di video berformat 3gp itu.

Pengamatan detikcom, video tersebut berdurasi 8 menit 30 detik, memperlihatkan orangutan dewasa dalam kondisi sekarat akibat luka parah di bagian kepala. Dalam kondisi tidak berdaya dengan tangan terikat, menjadi tontonan pekerja perusahaan sawit.

Tidak ada sama sekali upaya pertolongan yang diberikan kepada primata itu. Bahkan, mereka yang terekam dalam tayangan video itu tertawa layaknya menonton sebuah tontonan komedi.

"Ini sadis, sangat sadis sekali. Kita lihat, orangutan ini tidak berdaya, tidak ada yang menolong," ujar Rohmad, warga Kutai Kartanegara, yang juga memiliki video tersebut, kepada detikcom, Selasa (21/02/2012) sore WITA.

Pada bagian lain dalam tayangan video itu, terlihat jelas luka di kepala yang diderita orangutan itu. Dalam kondisi terkapar, akhirnya orangutan yang menjadi tontonan itu pun tewas.

Latar pengambilan gambar video tersebut memperlihatkan deretan kamar sebuah mes pekerja perkebunan kelapa sawit. Hanya saja, belum diketahui secara pasti pekerja perusahaan mana yang tega menyiksa hewan itu. Video itu diperkirakan direkam pada April 2011 lalu.

"Tapi yang jelas, perusahaan itu ada di Kukar. Kita sebagai warga belum bisa memastikannya. Karena perusahaan sawit di sini memang banyak sekali," sebut Rohmad.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(try/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%