detikcom
Selasa, 21/02/2012 16:36 WIB

Polisi Buru Pemasok Sabu untuk Alba Fuad

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Polisi sudah mengidentifikasi sabu yang dikonsumsi Alba Fuad didapat dari kawasan Mangga Besar, Jakarta. Polisi pun kini memburu pengedar sabu itu. Unit Narkoba Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan.

"Pengedarnya sedang ditelusuri oleh narkoba," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (21/2/2012).

Rikwanto juga menegaskan bahwa Alba Fuad yang sudah dijadikan tersangka kasus narkoba, hanya sebatas pemakai saja, bukan pengedar.

"Belum ada indikasi pengedar, hanya pemakai saja," jelas Rikwanto.

Namun Rikwanto belum bisa memastikan sudah berapa lama Alba Fuad mengkonsumsi sabu. "Itu kita periksakan ke RSKO, seberapa lamanya," terang Rikwanto.

Alba Fuad ditangkap bersama John Kei yang merupakan tersangka kasus pembunuhan Ayung, bos PT Sanex Steel di Hotel C'One pada Jumat (17/2). Saat ditangkap, Alba diduga mengkonsumsi sabu. Hasil urine Alba positif menggunakan barang haram itu.

(ndr/vit)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel