Jebol Ventilasi WC, Tahanan PN Samarinda Kabur Usai Sidang
Senin, 20/02/2012 18:42 WIB
Foto Tahanan PN yang kabur/Robert-detikcom
Samarinda
Seorang tahanan PN Samarinda, Asau (25), melarikan diri dari usai mengikuti sidang kasus narkoba yang menjeratnya. Terdakwa kabur dengan menjebol ventilasi kamar mandi WC PN Samarinda.
Informasi diperoleh detikcom, Asau diketahui kabur oleh petugas kejaksaan dan kepolisian sekitar pukul 17.00 Wita, Senin (20/02/2012). Sebelumnya, Asau bersama 14 tahanan lainnya telah mengikuti persidangan di PN Samarinda sesuai dengan kasus masing-masing.
Belakangan, saat petugas menghitung kembali jumlah tahanan sebelum dibawa kembali ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIA di Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda, jumlah tahanan hanya 14 orang.
"Setelah kita cek, memang kurang. Kami kira di kamar kecil. Setelah kita tunggu lama, dia tidak di kamar kecil dan ventilasi jebol," kata seorang petugas kejaksaan, kepada wartawan di PN Samarinda, Jalan M Yamin No 01 Samarinda.
Setelah dilakukan pencarian hampir ke seluruh sudut bangunan PN Samarinda, termasuk bangunan baru Pengadilan Tipikor yang berada bersebelahan dengan PN Samarinda, dipastikan Asau melarikan diri.
"Kita sudah waspada, namanya orang mau lari ya mau diapain lagi," kata petugas kejaksaan itu.
Asau alias Asoi merupakan terdakwa kasus narkoba dengan ancaman Pasal 112 (1) subsider Pasal 127 (1) Undang-undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Psikotropika.
Sedangkan Humas PN Samarinda, Moch Taufik Tatas Prihyantono membenarkan kejadian itu. Menurut dia, kaburnya Asau di luar dugaan dan terbilang nekat lantaran telah mendapat pengawalan ketat petugas kejaksaan dan kepolisian.
"Secara yuridis, dia memang tahanan PN Samarinda karena sudah berstatus terdakwa dan mengikuti persidangan di PN," kata Taufik kepada wartawan di kantornya.
Pengamatan detikcom, ventilasi udara berukuran 40 x 40 cm di dalam kamar kecil PN Samarinda jebol. Diduga kuat, ventilasi itu digunakan tersangka untuk melarikan diri.
"Dia bertubuh kecil, kita duga kuat dibantu oleh teman-temannya. Padahal posisi bak mandi jauh, tidak mungkin menjangkau ventilasi setinggi 2,5 meter itu," ujar Taufik.
"Dengan begitu, keamanan PN Samarinda khususnya terkait para tahanan, akan kita lebih perketat," tutup Taufik.
(try/try)
Informasi diperoleh detikcom, Asau diketahui kabur oleh petugas kejaksaan dan kepolisian sekitar pukul 17.00 Wita, Senin (20/02/2012). Sebelumnya, Asau bersama 14 tahanan lainnya telah mengikuti persidangan di PN Samarinda sesuai dengan kasus masing-masing.
Belakangan, saat petugas menghitung kembali jumlah tahanan sebelum dibawa kembali ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIA di Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda, jumlah tahanan hanya 14 orang.
"Setelah kita cek, memang kurang. Kami kira di kamar kecil. Setelah kita tunggu lama, dia tidak di kamar kecil dan ventilasi jebol," kata seorang petugas kejaksaan, kepada wartawan di PN Samarinda, Jalan M Yamin No 01 Samarinda.
Setelah dilakukan pencarian hampir ke seluruh sudut bangunan PN Samarinda, termasuk bangunan baru Pengadilan Tipikor yang berada bersebelahan dengan PN Samarinda, dipastikan Asau melarikan diri.
"Kita sudah waspada, namanya orang mau lari ya mau diapain lagi," kata petugas kejaksaan itu.
Asau alias Asoi merupakan terdakwa kasus narkoba dengan ancaman Pasal 112 (1) subsider Pasal 127 (1) Undang-undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Psikotropika.
Sedangkan Humas PN Samarinda, Moch Taufik Tatas Prihyantono membenarkan kejadian itu. Menurut dia, kaburnya Asau di luar dugaan dan terbilang nekat lantaran telah mendapat pengawalan ketat petugas kejaksaan dan kepolisian.
"Secara yuridis, dia memang tahanan PN Samarinda karena sudah berstatus terdakwa dan mengikuti persidangan di PN," kata Taufik kepada wartawan di kantornya.
Pengamatan detikcom, ventilasi udara berukuran 40 x 40 cm di dalam kamar kecil PN Samarinda jebol. Diduga kuat, ventilasi itu digunakan tersangka untuk melarikan diri.
"Dia bertubuh kecil, kita duga kuat dibantu oleh teman-temannya. Padahal posisi bak mandi jauh, tidak mungkin menjangkau ventilasi setinggi 2,5 meter itu," ujar Taufik.
"Dengan begitu, keamanan PN Samarinda khususnya terkait para tahanan, akan kita lebih perketat," tutup Taufik.
(try/try)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 13:07 WIB
Putusan Sela Agusrin Bisa Ganggu Pemerintahan Bengkulu
-
Selasa, 22/05/2012 13:05 WIB
Polda Metro Bongkar Pembuat Ijazah Palsu di www.ijazahaspal.com
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Badai Kerispatih: Papa dalam Keadaan Baik
-
Selasa, 22/05/2012 12:48 WIB
Gunung Padang Diyakini Tempat Kegiatan Reliji Masyarakat Prasejarah
-
Selasa, 22/05/2012 12:45 WIB
Belum Lihat Jasad Anaknya, Ibu Pramugari Sky Menangis
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,790.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
