detikcom
Senin, 20/02/2012 18:00 WIB

Penyelundupan 3,5 Ton Ganja Ditutupi Kelapa Digagalkan

Chazizah Gusnita - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Dua kurir pembawa ganja ditangkap di Bakauheni, Lampung Selatan. Keduanya kedapatan membawa 3,529 ton ganja. Ganja-ganja ini diletakkan di truk dengan ditutupi ratusan kelapa.

"Penangkapannya pukul 02.00 WIB. Jumlahnya 3,529 ton ganja. Nilainya kurang lebih Rp 6 miliar," kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Harri Muharram saat dihubungi detikcom, Senin (20/2/2012).

Harri mengatakan, penangkapan ini berawal dari penangkapan dua kurir pada Sabtu (18/2) lalu. Dari penangkapan kurir ini disita 1 kuintal 11 kg ganja.

"Dari penangkapan ini, kita kembangkan dan kemungkinan ada lagi. Kita intensifkan ternyata berbuah hasil," ujarnya.

Menurut Harri, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) dan Polres Lampung Selatan setiap hari melakukan razia di Bakauheni. Hingga akhirnya dini hari tadi, petugas mencurigai sebuah truk. Di dalam truk ini berisi kelapa. Setelah dibongkar, di dalam truk tersebut berisi ganja.

"Truk itu pelatnya F. Mereka tahu kalau platnya BL (Aceh) atau BK (Medan) itu kan diperiksa intensif. Tapi petugas curiga akhirnya diperiksa. Dikamuflase dengan kelapa ternyata ganja," jelasnya.

Ganja-ganja tersebut dibuat dalam paketan 1 kg. Paket ganja ini hendak dibawa ke Balaraja, Tangerang. Modusnya, para kurir atau sopir truk ini membawa paket ganja secara estafet. Dua kurir pertama misalnya membawa truk ganja ini sampai di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Setelah itu, ada dua kurir lagi yang membawa dari Tulang Bawang hingga ke Balaraja. Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gus/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%