Minggu, 19/02/2012 14:52 WIB

Keluarga John Kei Laporkan 3 Perwira Polisi ke Propam Mabes Polri

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
John Kei
Jakarta - Keluarga John Kei memprotes penangkapan John Kei yang dinilai tidak sesuai prosedur. Mereka melaporkan 3 perwira yang dianggap semena-mena terhadap John Kei ke Propam Mabes Polri.

"Tadi melaporkan Kepala Sub Unit Reserse Umum Polda Metro Jaya, AKBP Helmi Santika, Kasat Kejahatan dan Kejahatan (Jatanras) Kompol Nuvianto Nurrahmad, dan Kasat Resmob Polda AKBP Heri Heriawan," sebut Alam Mamoara, pengacara John Kei kepada wartawan di Mabes Polri, Minggu (19/2/2012).

Alam mengatakan, penangkapan John Kei tidak sesuai dengan prosedur, karena saat itu John Kei dalam kamar sendirian. Saat itu, John Kei juga tidak berusaha melarikan diri.

"John Kei sendirian di dalam kamar. Alba tidak ada dalam kamar, itu hanya akal-akalan polisi saja," kata Alam.

Pengacara John Kei yang lain, Jamaluddin menambahkan, mereka juga melaporkan mengenai larangan menjenguk John Kei di RS Polri dan penggeledahan yang dinilai tidak sesuai prosedur.

"Keluarga baru saja pulang dari RS Polri waktu itu tapi pihak kepolisian langsung menggeledah rumah John Kei. Padahal pihak keluarga kooperatif," katanya.

John Kei ditangkap pada Jumat (17/2) malam lalu di Hotel C'One, Pulomas, Jakarta Timur. Ia ditangkap tengah menggunakan sabu bersama artis Alba Fuad.

Polisi menyatakan, penangkapan John Kei dilakukan terkait pembunuhan Ayung alias Tan Hari Tantono, bos PT Sanex Steel di Swiss-Belhotel, Jakarta Pusat, Selasa (27/1) lalu. Keberadaan John Kei di kamar 2701, tempat Ayung dibunuh terekam CCTV hotel tersebut.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(gun/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%